Sevilla
membuktikan diri mampu mengatasi badai cedera dengan menghempaskan juara
bertahan La Liga Spanyol, Barcelona, 2-1, Sabtu (3/10).
Masalah
tipisnya stok pemain menjadi perhatian jelang duel di Ramon Sanchez Pizjuan,
setelah kedua tim tak bisa menurunkan kekuatan terbaiknya, termasuk Lionel
Messi dan Andres Iniesta yang absen dari kubu The Catalans.
Namun skuat
Unai Emery - yang terseok-seok di awal musim dan sempat mendekat ke zona
degradasi - keluar dari tekanan setelah Blaugrana menggempur mereka sepanjang
babak pertama.
Michael Krohn-Dehli
membuka keunggulan di awal babak kedua, lalu Vicente Iborra nenggandakan skor
enam menit kemudian. Neymar hanya mampu memperkecil kedudukan lewat tendangan
penalti.
Gagal
membawa pulang tiga angka berarti Blaugrana urung melejit ke puncak klasemen,
sementara Sevilla naik ke peringkat 14 dengan kemenangan konsekutif.
Babak
pertama
Ambisi
Barcelona kembali merebut puncak klasemen tampak jelas saat mereka langsung
mengambil inisiatif menyerang. Sembilan menit laga berjalan, Ivan Rakitic
melepaskan umpan silang ke area penalty di mana Busquets meneruskanya untuk
Munir. Tapi sepakan striker belia masih melambung di atas mistar.
Laga makin
ketat setelah melewati sepuluh menit pertama. Jual beli serangan tercipta di
Ramon Sanchez Pizjuan, salah satunya kerja sama apik Neymar dan Luis Suarez
yang mengacaukan barisan belakang Sevilla. Beruntung bagi tuan rumah, blok
sempurna Kolodziejczak menjaga skor masih imbang.
Sebuah
kemelut di depan gawang Rico terjadi pada menit 23. Neymar, Gerarad Pique dan
Suarez terlibat dalam upaya memanfaatkan bola liar di mulut gawang, tapi
giliran Andreollii yang kali ini menyelamatkan gawang Sevilla.
Kembali
Suarez mendapat peluang emas memecah kebuntuan. Bomber Uruguay menerima bola
dari sisi kiri dan melepaskan tembakan ke sudut atas gawang, tapi si kulit
bundar hanya mencium mistar. Kedudukan imbang tanpa gol pun bertahan sampai
turun minum.
Babak kedua
Barcelona
kesulitan mereplika penampilan apik periode pertama di babak kedua ini. Jeremy
Mathieu mendapat kesulitan meredam serangan tuan rumah, sampai akhirnya
tercipta gol pertama di laga ini pada menit 52.
Gameiro
berhasil mengeksploitas Mathieu dan Alba sebelum memberikan umpan menyilang
kepada Krohn-Dehli, yang tak menyia-nyiakan kesempatan dari jarak dekat.
Hanya butuh
waktu enam menit bagi Sevilla untuk menggandakan keunggulan mereka. Giliran
Krihn-Dehli yang memberikan super cross kepada Iborra. Sundulan Iborra pun tak
dapat dihentikan Bravo.
Ketinggalan
dua gol membuat Luis Enrique gerah, ia kemudian memasukkan Dani Alves dan
Sandro Ramirez untuk menggantikan Mathieu dan Munir.
Neymar
akhirnya membayar kegagalannya mengonversi sejumlah peluang, termasuk dua
diantaranya setelah tertinggal dua gol melalui titik putih. Usai gagal
melakukan penalti melawan Las Palmas di pertandingan sebelumnya, bintang Brasil
memperkecil deficit dari titik putih usai Tremoulinas melakukan handball di
kotak terlarang.
Blaugrana
hampir menyamakan kedudukan ketika Suarez merangsek ke pertahanan lawan sebelum
mengumpan Sandro, tapi sepakan pemain Spanyol hanya menyentuh tiang gawang.
Sisa lima
menit pertandingan dimanfaatkan klub Catalan untuk mencari gol tambahan, tapi
barisan belakang Sevilla terlalu tangguh. Semangat kembali ke jalur kemenangan
tampaknya berperan besar dalam sukses pasukan Emery menggulingkan Barca di
hadapan pendukung sendiri.
Susunan
pemain
Sevilla: Rico;
Coke, Andreolli, Kolodziejczak, Tremoulinas; Krychowiak, N'Zonzi; Krohn-Dehli,
Iborra, Vitolo; Gameiro
Barcelona: Bravo; Sergi
Roberto, Pique, Mathieu, Alba; Busquets, Mascherano, Rakitic; Munir,
Suarez, Neymar
sumber : goal.com

No comments:
Post a Comment