Breaking News

Wednesday, 30 September 2015

Luis Suárez: "Kami percaya akan diri kami sendiri hingga akhir”



Lebih dikatakan kemenangan berkat tekat yang kuat dibanding permainan yang baik. Seperti yang dikatakan oleh Luis Suárez setelah kemenangan melawan Bayer Leverkusen: "Kami menang dengan sedikit sepak bola tapi kami percaya akan diri kami hingga akhir karena kami adalah juara Eropa. Kami harus menunjukannya dan kami memiliki kesempatan yang tidak kami lepas hingga akhir.”

"Yang paling penting adalah menang dan terlebih lagi di kandang sendiri.” Yakin Suarez, pencetak gol kemenangan. Dan mengenai lawan blaugrana malam ini ia mengatakan: 
“Kami tahu kami menekan dengan amat baik, sama seperti Celta. Di pertengahan laga, pelatih tehnis menginstruksikan kami hal-hal yang dari dalam tidak dapat terlihat dan kami mengubahnya.”

Berikut beberapa peryataan dari pemain lainnya:
"Bermain di Camp Nou adalah berat, tapi saya tenang karena saya bekerja untuk  memberikan yang terbaik bagi tim dan karena kami percaya akan diri kami sendiri.”


Sergi Roberto:

"Di awal musim ini saya memiliki lebih banyak menit. Saya merasa amat baik secara fisik dan juga nicel permainan, saya mencoba memberikan maksimal untuk membantu tim.”

"Mungkin ini adalah gol yang paling penting yang saya buat, karena kami tertinggal dan mengijinkan kami untuk menyamakan kedudukan dan memberikan pembalasan di papan skor.”

"Di jeda istirahat kami saling memberi semangat karena kami tahu kami akan dapat menghadapinya dengan kualitas yang dimiliki skuat dan itulah yang terjadi.

"Semakin cepat Anda menempati posisi pemimpin maka lebih baik. Kami harus menjaganya agar tidak telepas, sekarang saatnya untuk memikirkan Sevilla, sangatlah penting.”

Gerard Piqué:

"Tim-tim yang datang menyiapkan pertandingan yang amat sulit. Mengingat tidak semua dari kami dalam keadaan fit kami berakhir dengan kemenangan.”

"Kami selalu mengingatkan paa fans harus selalu bersama kami, tapi terkadang sulit dengan hasil dari kebalikan. Kami tahu seperti apa tradisi Katalan, orang-orang menekan Anda.”

Neymar:

"Kami semua adalah pemimpin, saya melakukan bagian saya di lapangan untuk membantu rekan-rekan.”

"Tidaklah sama ketika pemain berkualitas seperti Messi berada di luar.”

Sandro Ramírez:

"Kami harus bersatu. Keinginan kuat dari tim dan keinginan untuk menang membawa kami melewati duel ini.”



Iniesta menderita cedera di paha belakang kaki kanan



FC Barcelona memberikan diagnosis dari cedera yang didapat Andrés Iniesta saat laga melawan Bayer Leverkusen, hingga memaksanya harus meninggalkan arena permainan di menit ke-60. Tim medis menginformasikan bahwa pemain Spanyol ini memiliki cedera pada paha bagian belakang kaki kanannya. Pemulihan nya akan menandai kapan ia dapat kembali berlatih.

Iniesta menambah daftar pemain yang cedera bersama dengan Adriano,Vermaelen, Messi, Rafinha dan Bravo.


sumber : fcbarcelona.co.id

Barcelona 2-1 Bayer Leverkusen: Tanpa Messi, Luis Suarez Bersinar Lagi

Barcelona berhasil mengemas kemenangan pertama mereka pada fase grup Champions League musim ini setelah sukses untuk menghancurkan perlawanan Bayer Leverkusen dengan skor akhir 2-1 pada Rabu (30/9) dini hari WIB di Camp Nou. 



Meskipun tak diperkuat oleh sang mega bintang Lionel Messi yang masih absen karena cedera, namun kali ini Luis Suarez mampu membuktikan bahwa Barcelona masih tetap tangguh tanpa pemain berjuluk La Pulga tersebut.


Detil Pertandingan

Menjadi tim tamu ternyata tetap tak membuat Bayer Leverkusen gentar dan bermain ekstra bertahan. Baru satu menit pertandingan berlangsung, Javier Hernandez langsung memulai tekanan untuk tim tuan rumah melalui tendangan jarak dekatnya, namun sanggup dimentahkan oleh Ter Stegen.

Sembilan menit berselang, giliran Barcelona yang memiliki peluang untuk membuka skor. Akan tetapi eksekusi Sandro Ramirez masih mampu ditahan oleh Bernd Leno. Setelah itu, secara perlahan skuat didikan Luis Enrique ini berusaha untuk meningkatkan penguasaan bola agar mereka bisa menghindari tekanan yang diberikan oleh Bayer Leverkusen.

Akan tetapi, rencana hanya tinggal rencana. Publik Camp Nou dibuat terdiam pada menit 22 oleh Kyriakos Papadopulos, yang berhasil mengantarkan Bayer Leverkusen unggul lebih dulu setelah meneruskan tendangan sudut Hakan Calhanoglu dengan sundulan tajamnya. Hal ini sekaligus menegaskan skema serangan balik cepat yang diterapkan oleh Bayer Leverkusen sangat efektif dan membuat baris pertahanan Barcelona cukup kerepotan.

Barcelona langsung bereaksi atas gol ini dengan bermain lebih ngotot. Pada menit 38, Barcelona hampir mampu mencetak gol penyama kedudukan melalui aksi Neymar, akan tetapi sayangnya tendangan mendatarnya hanya mengenai tiang. Begitu pula dengan sambaran Sandro yang dapat ditahan dengan baik oleh Wendell. 

Solidnya baris pertahanan Bayer Leverkusen membuat Barcelona kesulitan untuk mencari gol penyama kedudukan pada pertandingan ini, dan babak pertama pun disudahi dengan keunggulan Bayer Leverkusen 1-0.



Babak kedua

Masalah yang dialami oleh Barcelona dalam hal penyelesaian akhir memang masih belum terpecahkan ketika pertandingan masuk pada babak kedua. Kesempatan untuk bisa menyamakan kedudukan melalui sebuah tendangan bebas juga terbuang sia-sia ketika eksekusi yang dilakukan oleh Neymar masih melebar tipis dari target.

Permainan Sandro Ramirez sangat tak efektif untuk Barcelona. Beberapa kali peluang yang didapatkan oleh pemain sayap muda ini terbuang percuma begitu saja, termasuk ketika ia berada dalam posisi tidak terkawal dan melepaskan sebuah tendangan mendatar yang arahnya masih melebar dari gawang Bayer Leverkusen.

Gol yang ditunggu-tunggu pun pada akhirnya tercipta pada menit 80 melalui aksi Sergi Roberto. Sebuah aksi antisipasi dan penyelamatan yang kurang sempurna dari Bernd Leno untuk menahan tendangan Luis Suarez, membuat bola disambar oleh Sergi Roberto.

Hanya satu menit berselang, Luis Suarez sendiri yang pada akhirnya sukses menjadi pembalik kedudukan setelah memanfaatkan umpan yang diberikan oleh Munir El Haddadi. Kedudukan pun berubah menjadi 2-1, dan bertahan hingga akhir pertandingan.
Susunan pemain

Barcelona: Ter Stegen, Jeremy Mathieu, Gerard Pique, Dani Alves, Ivan Rakitic, Javier Mascherano, Andres Iniesta, Sergio Busquets, Luis Suarez, Neymar da Silva, Sandro Ramirez

Pemain pengganti: Jordi Alba, Sergi Roberto, Munir El Haddadi


Bayer Leverkusen: Bernd Leno, Wendell, Jonathan Tah, Kyriakos Papadopoulos, Giulio Donati, Karim Bellarabi, Kevin Kampl, Cristoph Kramer, Lars Bender, Javier Hernandez, Hakan Calhanoglu

Pemain pengganti: Roberto Hilbert, Julian Brandt, Stevan Kiesling

sumber : ftb90.com


Sunday, 27 September 2015

Leo Messi, antara tujuh hingga delapan pekan harus istriahat



Uji coba yang dilakukan terhadap Leo Messi mengkonfirmasikan bahwa ia mendapat cedera pada ligament lutut kirinya. Diperkirakan ia tidak akan dapat bermain antara tujuh hingga delapan pekan menurut yang diinformasikan oleh Tim Medis dari Klub.

Leo Messi harus digantikan oleh Munir di menit ke-10 saat laga antara FC Barcelona vs UD Las Palmas, setelah pemain depan tersebut merasakan gangguan pada lutut kirinya.

Saat laga belum lama dimulai, di menit ke-3, ia mendapat gangguan saat mencoba untuk menembak dengan kaki kirnya dalam kotak penalti. Di momen saat menenadang bola, lutut pemain blaugrana ini bertabrakan dengan bek bertahan Pedro Bigas.

sumber fcbarcelona


Messi Cedera, Suarez 2 Gol, Barca Menang 2-1



Barcelona - Luis Suarez menjadi pahlawan Barcelona ketika menjamu Las Palmas. Sepasang gol penyerang asal Uruguay itu mengantarkan El Barcamenang 2-1 atas sang tamu.

Satu-satunya berita buruk dari laga di Camp Nou, Sabtu (26/9), ini adalah cederanya Lionel Messi. Messi mendapatkan cedera tersebut ketika melakukan tusukan dari sisi kanan. Ia lantas bertabrakan dengan Pedro Bigas dan tampak memegangi lututnya.


Messi pun tidak bisa melanjutkan pertandingan. Pemain asal Argentina itu langsung digantikan oleh Munir El Haddadi.


Barca boleh unggul dalam penguasaan bola 67:33, tetapi Las Palmas sempat menciptakan 10 attempts dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Sementara, Barca sendiri memiliki 18 attempts dengan 6 di antaranya tepat sasaran.

Sergio Araujo sempat mengancam gawang Barca lewat tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Namun, tendangannya masih bisa diamankan oleh Marc-Andre ter Stegen.


Tapi, empat menit berselang, Suarez membawa Barca unggul 1-0. Gol tercipta dengan diawali oleh umpan silang Sergi Roberto dari kanan. Suarez pun menyelesaikannya lewat sundulan dari dalam kotak penalti.


Setengah jam pertandingan berjalan, Barca mengancam gawang Las Palmas lagi. Kali ini lewat Neymar. Pemain asal Brasil itu menerima operan dari Suarez dan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Sial bagi Neymar, tendangannya masih melenceng.


Empat menit menjelang babak pertama berakhir, Las Palmas mendapatkan kans lewat Jonathan Viera. Tetapi, peluang ini juga berujung nihil setelah tendangan Viera melambung.


Di awal-awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-54, Suarez menggandakan keunggulan Barca menjadi 2-0.


Gol diawali oleh tusukan Munir El Haddadi dari sisi kanan. Bola kemudian diberikan kepada Suarez yang berada di tiang jauh. Lewat sepakan kaki kanan keras, Suarez pun membobol gawang Las Palmas.


Barca sempat mendapatkan peluang lagi lewat sundulan Ivan Rakitic. Namun, sundulan gelandang asal Kroasia itu masih menyamping.


Las Palmas akhirnya menciptakan gol dua menit menjelang laga usai. Sebuah umpan yang dilepaskan oleh Nabil El Zhar diselesaikan Viera dengan sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Skor akhir 2-1.


Dengan hasil ini, Barcelona sementara naik ke puncak klasemen dengan koleksi nilai 15. Namun, posisi Barca masih bisa digeser Real Madrid atau Celta Vigo andai kedua tim ini bisa mengalahkan Malaga dan Eibar.


Sementara, Las Palmas duduk di posisi ke-12 dengan nilai 5.


Susunan Pemain


Barcelona: Ter Stegen, Sergi Roberto, Pique, Bartra, Adriano (Gerard 89), Mascherano, Busquets, Rakitic, Messi (Munir 9, Sandro 80), Suarez, Neymar.


Las Palmas: Varas, Oliva, Simon, Alcaraz, Bigas, Castellano, Hernan (Culio 57), Wakaso, Mesa (Valeron 68), Araujo (El Zhar 67), Viera.

sumber : detik.com

Thursday, 24 September 2015

RC Celta de Vigo – FC Barcelona: Kekalahan pertama di Liga (4-1)



Kekalahan pertama di Liga ditorehkan dengan mendalam di Balaidos, saat pekan kelima Liga. Dan algojonya adalah Celta yang bermain jauh lebih efektif. Barça kali ini dikalahkan oleh rival yang bermain dengan komplet di babak pertama dan terus bergulir dengan baik di babak kedua.


Barça bertemu dengan sebuah panorama yang tidak biasa: rival yang mecoba menguasai bola sejak menit pertama. Celta yang penuh percaya diri dari awal kompetisi dimulai. Barça membutuhkan waktu sepuluh menit untuk menjalin permainan serangan.


Celta, yang memiliki trio penyerang yang berisikan Nolito, Aspas dan Orellana, bermain dengan cermat dan efektif. Gol pertama dibuka oleh Nolito yang menembak tepat di sasaran (mnt 26). Berikutnya, Barça yang masih belum berkonsentrasi penuh, Aspas muncul dan mencetak skor 2-0 dengan sebuah permainan yang cepat (mnt 29).


Barça kembali bersikeras untuk mencoba membut gol sebelum akhir babak pertama. Tapi papan skor menunjukan angka 3-0 saat jeda istirahat. Perjuangan sengit kembali dimainkan pada babak kedua. Tim tuan rumah menekan dan bola sekali lagi dicuri saat di lini tengah sehingga sekali lagi Aspas dapat mencetak gol yang ketiga (mnt 55). Tim tamu mendapat tiga kali kesempatan yang amat jelas, diantaranya adalah tendangan Messi tan mendarat di tiang gawang.


Meskipun perbedaan yang mencolok di papan skor, guncangan permainan tetap dimainkan. Antara kiper dan kurangnya kejelian dalam mencetak gol, Barça tidak melihat gol hingga di menit ke-80. Dalam sebuah permainan duet antara Messi dan Neymar yang dipetik hasilnya oleh pemain asal Brasil tersebut. Munir hampir saja membuat gol, tapi secara tiba-tiba, Guidetti menutup gol dengan 4-1 secara definitif. Barça yang tidak berhasil terjatuh oleh Celta, yang bermain dengan intens, penuh warna dan efektif.



Luis Enrique: Selamat, Celta Vigo!


Luis Enrique tidak menampik ketangguhan Celta Vigo, tim yang mengalahkan Barcelona untuk kali pertama musim ini. Blaugrana dibuat kesulitan mengembangkan permainan menyusul rapinya barisan belakang Celta. 


Klub Catalan memang diprediksi akan mendapat perlawanan sengit di Balaidos, mengingat Celta belum terkalahkan musim ini, sementara Lionel Messi dkk tengah disulitkan dengan minimnya opsi pemain menyusul rentetan daftar cedera dan embargo transfer. Tapi kekalahan telak 4-1 jelas di luar dugaan. 


“Selamat untuk Celta. Mereka bermain sangat komplet, dalam hal efektivitas dan sepakbola mereka,” jelas Enrique usai pertandingan. 


“Kami banyak menderita dalam duel individu. Gol pertama dari Nolito menusuk ke pojok gawang, yang kedua adalah kesalahan kami. 


“Saya tidak senang kalah 4-1. Saya akan mengevaluasi dan menganalisis. Ini sebuah ujian untuk menunjukkan bagaimana sulitnya ini. 


“Hasil ini akan berguna untuk mengatakan kepada kami bahwa butuh banyak perjuangan untuk menang. Saya lebih senang ketika tim menang seperti yang Celta lakukan, main bagus. Mereka salah satu yang paling atraktif.” 


Enrique juga mengomentari minimnya pilihan di skuat akibat cedera dan embargo transfer. 

“Saya memiliki alternatif, saya tidak kehilangan apa pun. Ini skuat saya dan saya senang memilikinya,” tandasnya. 

sumber:goal.com

Wednesday, 23 September 2015

Luis Enrique: "Pertandingan melawan Celta akan menjadi rumit dan menarik"


Luis Enrique menunjukan sikap hati-hati dan hormat menjelang kunjungan ke kandang Celta, pekan kelima Liga. Cara yang biasa yang ia lakukan, tapi kali ini bahkan lebih dari biasanya. “Saya mengharapkan satu pertandingan yang sangat sulit, dengan karateristik lawan, dengan keadaan mereka, dan bagaimana mereka mendapatkan poijn. Secara keseluruhan, sebuah pertandingan yang menarik menanti kita.”
"Nivel kesulitan akan meksimal. Contohnya, di musim lalu, amat berat bagi kami. Dan tahun ini mereka melakukan transfer pemain yang baik. Tidak saja baik dalam hasil pertandingan, tapi juga dengan permainan menarik. Akan menjadi pertandingan rumit dan juga menarik. Kami menyukai tim dengan nivel seperti ini.”
Berikut beberapa deklarasi yang paling digarisbawahi dalam konferensi pers Luis Enrique Martínez:
Rivalitas yang memerlukan perlawanan maksimal
"Adalah pertandingan yang akan penuh dengan tekanan, yang tidak nyaman. Hasil akan tergantung dengan nivel kami. Jika kami berada dalam nivel kami kami akan memiliki kesempatan, jika tidak, maka tidak akan ada.”
"Berizzo memiliki seluruh keunggulan. Di akhir musim lalu mereka telah berada di nivel yang amat tinggi dan tahun ini merupakan salah satu yang terbaik dari tim yang ada di Liga.”
Momen di tim
"Dengan beberapa pemain yang cedera, adalah sebuah situasi yang normal dan logic. Bukanlah suatu malapetaka. Selalu ada suasana yang baik dalam ruang ganti, amat mudah bagi pelatih.”

"Seluruh dunia bagaimana kami bermain, gaya kami. Kami senang dengan kinerja dan hasil dari tim.”Munculnya kembali Piqué "Ia berada di luar karena sebuah ‘kesalahan’. Mendapatkan kembali seorang pemain, baik karena terkena sanksi atau cedera, selalu merupakan kabar baik.”Situasi dari Arda Turan dan Aleix Vidal "Klub mencari pilihan terbaik dan kesempatan yang menguntungkan semua dalam tema ini.” "Saya melihat Arda dan Aleix amat baik persiapannya. Kami selalu mencoba mendukung mereka, tinggal sedikit lagi.”Bantuan dari Gumbau "Kami mengenalnya dari musim lalu, ia dapat bermain di tengah atau di dalam. Seorang pemain yang menarik.”




Monday, 21 September 2015

FC Barcelona - Levante: Kemenangan pada babak kedua (4-1)



Barça mengumpulkan kemenangan keempat di pekan keempat Liga melawan Levante di Camp Nou. Walaupun skor yg didapat saat akhir adalah baik, tim mendapatkan kesulitan untuk membuka gol pertama. Gol tercipta di babak kedua, Barça mengontrol permainan secara absolut. Para pencetak gol adalah Bartra, Neymar Jr y Messi, en el primero de los dos penaltis que ha ejecutado y en la última jugada de partido.

Malam ini dimulai dengan berbeda, dengan skuat yang tidak biasanya digunakan oleh Luis Enrique. Adanya Alves dan tanpa ada Suárez maupun Iniesta. Melawan rival yang diperkirakan akan menutup rapat, pelatih kelahiran kota Astrurias ini menempatkan empat pemain depan (Messi, Neymar Jr, Sandro dan Munir). Dan dengan dua pemain tengah: Rakitic dan Busquets.

Barça perlu unjuk gigi. Dan di menit ke 49, Bartra, yang mengakumulasi kinerja yang luar biasa mencetak gol pertama untuk Barça (1-0). Sebuah gol, seperti yang selanjutnya didedikasikan untuk Rafinha. Neymar memanfaatkan moral dari lawan yang mengendur dan meneruskan mencetak gol 2-0 dengan sebuah gol yang lewat antara kaki dari dua pemain bek (mnt 55).

Di menit ke-60, Messi bergabung dalam pembuatan gol 3-0 dari penalti. Lalu Luis Enrique menggantikan Busquets di setengah jam terakhir dan memasukan Gumbau untuk debut Liga pertamanya. Levante terus mencoba dan akhirnya Casadesús berhasil mencetak gol ke gawang Ter Stegen (mnt 66). Messi kemudian membuat tendangan penalti yang kedua malam ini, tapi sayangnya terlalu tinggi.

Tampaknya semua pihak merasa puas dengan apa yang telah terjadi. Semua kecuali satu. Hampir di permainan terakhir, Leo Messi menebus tendangan sebelumnya dan menutup laga dengan skor 4-1.
Barça mengumpulkan kemenangan keempat di pekan keempat Liga melawan Levante di Camp Nou. Walaupun skor yg didapat saat akhir adalah baik, tim mendapatkan kesulitan untuk membuka gol pertama. Gol tercipta di babak kedua, Barça mengontrol permainan secara absolut. Para pencetak gol adalah Bartra, Neymar Jr y Messi, en el primero de los dos penaltis que ha ejecutado y en la última jugada de partido.

Malam ini dimulai dengan berbeda, dengan skuat yang tidak biasanya digunakan oleh Luis Enrique. Adanya Alves dan tanpa ada Suárez maupun Iniesta. Melawan rival yang diperkirakan akan menutup rapat, pelatih kelahiran kota Astrurias ini menempatkan empat pemain depan (Messi, Neymar Jr, Sandro dan Munir). Dan dengan dua pemain tengah: Rakitic dan Busquets.

Barça perlu unjuk gigi. Dan di menit ke 49, Bartra, yang mengakumulasi kinerja yang luar biasa mencetak gol pertama untuk Barça (1-0). Sebuah gol, seperti yang selanjutnya didedikasikan untuk Rafinha. Neymar memanfaatkan moral dari lawan yang mengendur dan meneruskan mencetak gol 2-0 dengan sebuah gol yang lewat antara kaki dari dua pemain bek (mnt 55).

Di menit ke-60, Messi bergabung dalam pembuatan gol 3-0 dari penalti. Lalu Luis Enrique menggantikan Busquets di setengah jam terakhir dan memasukan Gumbau untuk debut Liga pertamanya. Levante terus mencoba dan akhirnya Casadesús berhasil mencetak gol ke gawang Ter Stegen (mnt 66). Messi kemudian membuat tendangan penalti yang kedua malam ini, tapi sayangnya terlalu tinggi.

Tampaknya semua pihak merasa puas dengan apa yang telah terjadi. Semua kecuali satu. Hampir di permainan terakhir, Leo Messi menebus tendangan sebelumnya dan menutup laga dengan skor 4-1.



Saturday, 19 September 2015

Neymar Selangkah Lagi Teken Kontrak Baru

Bersama Rafinha, penyerang asal Brasil ini di ambang kesepkatan anyar dengan Barcelona.


Direktur teknik Barcelona Robert Fernandez memastikan duo Brasil, Neymar and Rafinha, sudah semakin dekat menyepakati kontrak baru di Camp Nou.

Neymar, yang saat ini masih memiliki kontrak hingga 2018, sempat masuk dalam bidikan Manchester United di musim panas ini kendati Barcelona langsung membantah keras kabar tersebut.

Barca pun melakukan langkah cepat untuk memagari Neymar, yakni dengan menawarinya kontrak baru. Menurut The Mirror, sebuah klausul dalam kontrak Neymar memaksa Barca untuk memberinya kontrak baru di tahun ketiga dengan gaji sebesar £200.000 per pekan.

Kini, Fernandez mengonfirmasi bahwa negosiasi kontrak baru sedang berjalan dan tinggal selangkah lagi mencapai kata sepakat. “Negosiasi ini berjalan sesuai rencana. Mereka [Neymar dan Rafinha] adalah pemain yang sangat penting untuk Barcelona selama beberapa tahun ke depan,” ujar Fernandez kepada TV3.

Rafinha sendiri baru saja menderita cedera lutut parah yang membuatnya absen hingga akhir musim usai mendapat tekel Radja Nainggolan kala Barcelona ditahan imbang AS Roma 1-1 di partai pembuka Liga Champions, Kamis (17/9) dini hari WIB.



sumber : GOAL.COM

Radja Nainggolan : Maafkan Saya Rafinha Alcantara!

Gelandang AS Roma, Radja Nainggolan, meminta maaf karena telah membuat winger Barcelona, Rafinha Alcantara, cedera hingga akir musim.



Gelandang AS RomaRadja Nainggolan, meminta maaf karena telah membuat winger BarcelonaRafinha Alcantara, mengalami cedera yang sangat parah.

Perisitiwa itu terjadi dalam bentrok Liga Champions tengah pekan lalu, manakala Tim Serigala sukses menahan Blaugrana lewat skor 1-1.

Rafinha yang baru masuk sebagai pengganti diterjang Nainggolan, lewat tekel keras dari belakang. Ligamen kaki kanan adik dari Thiago Alcantara itu pun rusak dan diprediksi absen hingga musim berakhir.

"Saya minta maaf atas kabar buruk yang menimpa Rafinha. Saya tidak punya niat untuk mencelakai Anda. Saya harap kita akan segera bertemu lagi di lapangan. Salam peluk," ungkap Nainggola, lewat akun resmi Twitter-nya.

Musim lalu Nainggolan juga membuat kejadian nyaris serupa pada sayap Chievo Verona, Federico Mattiello. Tekel pemain keturunan Indonesia itu membuat kaki Mattiello patah secara mengerikan dan harus absen selama setahun.

sumber : GOAL.COM

Luis Suarez, 50 Laga Dengan Seragam Barca


Kurang dari satu tahun sejak bergabung dari Liverpool, striker UruguayLuis Suarez telah memainkan 50 laga dengan seragam Barcelona.

Suarez tanpa kesulitan beradaptasi dengan sistem permainan Luis Enrique. Hasilnya adalah 28 gol untuk Barca dengan rata-rata 0,56 gol per laga.

Penampilan ke-50 dengan Barca didapatkan Suarez di Liga Champions melawan AS Roma. Suarez mencetak satu gol, sementara Barca meraih hasil imbang 1-1 dan mengawali kiprah di Grup E musim 2015/16 dengan raihan satu angka.

Luis Suarez 50 Laga (28 gol) dengan Barcelona

La Liga - 30 (17) Copa del Rey - 6 (2) Supercopa de Espana - 2 (0) Liga Champions - 11 (8) Piala Super Eropa - 1 (1).


Sejauh ini, Suarez sudah mengoleksi 28 gol dalam 50 laga untuk Barca. Gol pertamanya tercipta ketika Barca menang 4-0 atas APOEL Nicosia di fase grup Liga Champions musim lalu.

Gol ke-28 tepat dalam penampilannya yang ke-50 dia ciptakan di pentas Liga Champions musim ini, melawan Roma di Olimpico. Gol itu lahir lewat sundulan jarak dekat memanfaatkan crossing Ivan Rakitic.

Sejumlah gol Suarez terbilang krusial bagi Barca. Salah satunya adalah gol pembalik keadaan melawan Juventus dalam final Liga Champions 2014/15 di Berlin (menang 3-1). Selain itu, Suarez juga mencetak gol kemenangan dalam El Clasico melawan Real Madrid di Camp Nou musim lalu serta gol penting dalam Piala Super Eropa melawan Sevilla di Georgia.

Bek Barcelona Gerard Pique pernah mengatakan: "Suarez adalah striker murni terbaik di dunia." Itu bukan hisapan jempol belaka. Suarez sudah membuktikannya.

Friday, 18 September 2015

Luis Enrique: “Kami melakukan sebuah pertandingan yang amat lengkap dan kami layak mendapat hasil lebih baik”


Pelatih FC Barcelona ini menyayangkan kesempatan yang gagal, tetapi menunjukan kebanggan akan kerja yang dilakukan oleh timnya

“Berita buruk adalah cederanya Rafinha, yang mempengaruhi pertandingan. Sepertinya tidak terlalu baik,” kata pelatih kelahiran Asturias ini





“Kami mengontrol permainan, hasilnya adalah pantas jika kebalikan. Saya rasa kami memainkan pertadingan dengan baik, kami menciptakan banyak kesempatan gol, mengingat amat sulit menghadapi rival yang menutup rapat gawangnya. Selalu ada hal yang harus diperbaiki, tapi kami melakukan pertandingan amat lengkap dan kami layak mendapat kemenangan.” Tambah ‘bos’blaugrana ini.

Terkecuali hasil laga, Luis Enrique menunjukan puas dengan kerja dari anak asuhnya. “Kami amat dekat untuk membuat gol di akhir laga dan di Eropa itu adalah hal yang sulit. Kami melakukan segalanya yang perlu kami lakukan untuk memenangkan duel, tapi mereka bermain lebih evektif. Selain itu, Roma amat baik dalam nivel pertahanan.”

Cederanya Rafinha

Luis Enrique kembali ke Barcelona dengan pemikiran akan cedera yang didapat Rafinha. Pemain Brasil tersebut mendapat cedera dari satu permainan dengan Nainggolan dan harus dibawa keluar dengan tandu. “Tanpa diragukan, merupakan berita yang paling tidak mengenakan mala mini. Kami akan melihat hasil uji tes esok hari, tapi sepertinya tidak terlalu baik dan itu adalah sebuah berita yang amat buruk bagi kami.” Katanya.


Thursday, 17 September 2015

Laporan Hasil Pertandingan Roma vs FC Barcelona


AS Roma mengawali kampanye mereka di pentas Liga Champions musim ini dengan berhasil menahan imbang juara bertahan, Barcelona 1-1 dalam laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, Kamis (17/9) dini hari WIB.

Babak Pertama:
Dengan skema andalan, Barcelona langsung berusaha menerapkan penguasaan bola sedini mungkin. Empat menit laga berjalan, ancaman awal mereka lancarkan lewat sepakan keras kaki kiri Lionel Messi yang arahnya tipis melesat di atasr mistar Roma.
Roma praktis lebih banyak menunggu dan memperkuat pertahanan mereka, sambil mencari celah dalam melakukan serangan balik cepat. Edin Dzeko dan Mohamed Salah cukup aktif di lini depan meski tak banyak merepotkan pertahanan Blaugrana dalam 15 menit pertama pertandingan.
Terus menekan dan mengurung pertahanan Giallorossi, Barcelona membuka keunggulan mereka lewat tandukan Luis Suarez di menit ke-21 yang meneruskan umpan silang Ivan Rakitic, yang sebelumnya berada dalam posisi tak terkawal di sisi kanan saat menerima umpan jauh Jordi Alba.
Gencar memberikan tekanan pada lawan membuat pasukan Luis Enrique lengah. Sebuah serangan balik cepat Roma berbuah gol indah Alessandro Florenzi di menit ke-31, di mana visinya saat melepaskan tembakan langsung dari sisi lebar hampir setengah lapangan membuat Marc-Andre Ter Stegen terkejut dan mati langkah.
Enam menit selepas kebobolan, Barcelona memiliki kans untuk kembali memimpin, hanya saja aksi Messi yang memperdaya Lucas Digne dari sisi kanan dan melepaskan tembakan mampu dihentikan Wojciech Szczesny. Hingga turun minum, kedudukan imbang 1-1 tetap bertahan.

Babak Kedua:
Kurang dari dua menit paruh kedua permainan dimulai, Barcelona langsung menebar ancaman lewat aksi Messi dan Suarez, akan tetapi kedua aksi mereka mentah di penyelamatan cermat Szczesny. Dua momen yang membuat kiper pinjaman dari Arsenal itu cedera pada tangannya dan harus digantikan Morgan De Sanctis.
Pola tiki-taka yang dikombinasikan dengan kecepatan trio MSN di depan cukup membuat barisan belakang Roma kewalahan, meski tampil cukup solid dan rapat hingga mampu membatasi ruang gerak Messi yang tak memiliki banyak kesempatan untuk membangun serangan timnya.
Situasi buruk menerpa Barcelona di menit ke-64, di mana Rafinha yang baru masuk menggantikan Rakitic harus ditarik keluar setelah 90 detik merumput akibat cedera. Posisinya di lini tengah digantikan oleh Javier Mascherano dan membuat Andres Iniesta didiorong lebih ke depan.
Barcelona terus memaksa Roma untuk merapatkan barisan pertahanan mereka hingga memasuki sepertiga akhir babak kedua. Melalui serangan balik, anak asuh Rudi Garcia menekan, menit ke-76, Florenzi kembali mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti, hanya saja sepakannya melambung tinggi.
Dua menit berselang, Messi nyaris membawa Barcelona unggul andai sepakannya tak membentur mistar gawang. Dalam sepuluh menit akhir pertandingan, Barcelona terus menghadirkan tekanan, namun pertahanan Roma tetap rapat dan sanggup menahan imbang dengan kedudukan 1-1.


Susunan Pemain:



sumber :goal.com

Wednesday, 16 September 2015

FC Barcelona menggunakan kostum baru di Roma

Dengan bangga, FC Barcelona memperkenalkan design seragam terbaru: Warna biru Klub yang terkenal, dikenal sebagai salah satu warna dasar tradisional dari tim, berubah menjadi biru elektrik. Perubahan dari kostum ini mewakili sejarah panjang Klub dan juga pada saat yang bersamaan, memperjelas visi mereka di masa depan dan kontribusi inofatif yang telah dibuat di dunia sepak bola.
Sebuah bayang-bayang hitam yang berada di ujung ujung pergelangan tangan dan juga bagian bawah celana semakin memperjelas warna biru elektrik. Dan garis warna hitam juga menandai bagian sisi sepanjang ketiak hingga ke tepi celana ini. Saat pertandingan dimainkan di malam hari, efek ini semakin memperjelas gerak tubuh dari para pemain di bawah sorotan lampu stadion. Kaus kaki biru juga melengkapi kostum terbaru ini.



Penghormatan kepada tradisi Klub


Di dalam leher baju tertulis motto Klub yang terkenal "Més que un club",(lebih dari sebuah klub) yang juga terpampang dengan huruf-huruf besar di kursi-kursi ddalam stadion Camp Nou. Warna Senyera (bendera Katalan) tersemat di lengan kanan dan menunjukan kebanggan dan hubungan yang dalam dengan Katalunya.

Tulisan nama dan huruf dibuat dengan huruf spesial yang didesign khusus untuk FC Barcelona dan terinspirasi dari cerobong asap karya seni modern La Pedrera dari Antoni Gaudí (arsitek terkenal Catalunya yang telah meninggal), sebuah ikon yang menjadi sinonim dari kota Barcelona.
Kostum dari L'Night Rising FC Barcelona untuk musim 2015/16 ini menggunakan teknologi Dri FIT dari Nike, juga memiliki inovasi yang berkelanjutan menggunakan bahan polyester daur ulang yang menawarkan kinerja yang tak tertandingi dan mengurangi perusakan terhadap daur hidup lingkungan.


Liga Champions, Kompetisi Spesial Barcelona


Barcelona akan mengawali kiprahnya di Liga Champions 2015/16 dengan lawatan ke markas AS Roma matchday 1 Grup E, Kamis (17/9). Barcelona datang ke Olimpico mengusung status juara bertahan.
Jelang laga tersebut, pemain Barcelona Javier Mascherano mengatakan bahwa kompetisi ini adalah kompetisi yang spesial bagi Blaugrana.
"Kami sudah sangat siap kembali tampil di Liga Champions, kompetisi yang sangat spesial bagi kami," kata Mascherano kepada UEFA.com.
Barcelona, yang sudah lima kali menjuarai kompetisi elit ini pada edisi 1991/92, 2005/06, 2008/09, 2010/11 dan 2014/15, tergabung di Grup E bersama Roma, Bayer Leverkusen dan BATE Borisov. Roma akan menjadi lawan yang pertama.
"Roma memainkan sepakbola menyerang. Kadang, itu justru lebih baik bagi gaya permainan kami. Namun, mereka adalah tim berkualitas dan kami tahu kalau mereka akan bertarung untuk setiap bola," papar Mascherano.
"Roma adalah klub dengan sejarah panjang. Selain itu, kita semua tahu betapa sulitnya bermain di Italia. Giallorossi punya pertahanan kuat, jadi takkan mudah mencetak gol melawan mereka. Ini akan jadi laga yang berat," pungkasnya.
Barcelona hanya menang sekali dalam enam lawatan terakhirnya ke Italia, yaitu 3-2 melawan AC Milan di fase grup Liga Champions 2011/12. Statistik keseluruhan Barcelona dalam 20 laga tandang melawan wakil-wakil Serie A adalah menang 6x, seri 8x dan kalah 6x.

sumber : SUPERBARCA


Tuesday, 15 September 2015

Awal musim indah bagi AS Roma

Laga FC Barcelona selanjutnya adalah kompetisi Champions dan lawanya adalah tim nomor empat di Liga Italia dengan tujuh poin dalam tiga pertandingan


FC Barcelona memulai jalan untuk mempertahankan Liga Champions pada hari rabu ini di kandang AS Roma(20.45), lawan yang sama saat Gamper di musim panas ini. Tim dari ibukota Italia, saat ini berada di posisi nomor empat dengan tujuh poin dari sembilan yang memungkinkan. Bermain imbang di laga pertama di kandang Hellas Verona (1-1), dan memenangkan dua lainnya melawan Juventus di kandang (2-1) dan tandang melawan Frosinone (0-2).
Edin Dzeko, pinjaman musim panas ini dari Manchester City, adalah ancaman ofensif utama dari Roma. Pemain kelahiran Bosnia tersebut adalah salah satu dari lima pesepak bola yang diturunkan di awal laga secara beruntun pada tiga pertandingan yang telah dimainkan hingga saat ini di Serie A. Yang lainnya adalah, kiperSzczesny –tambahan kekuatan di musim ini, berasal dari Arsenal-, pemain bertahan Florenzi dan Manolas, serta gelandang veteran De Rossi.
Keita dan Falque
Dalam skuat 'giallorossi' juga terdapat dua pemain yang memiliki masa lalu blaugrana: Seydou Keita dan Iago Falque. Keduanya telah memainkan tiga pertandingan Liga, dua yang terakhir sebagai skuat awal selain itu, Falque adalah salah satu pencetak gol dari lima gol yang berhasil dikumpulkan hingga saat ini. Gol lainnya dibuat oleh Iturbe, Dzeko, Pjanic dan Florenzi. Dan Francesco Totti, sang kapten legenda, ia bermain di pertandingan Liga yang terakhir saat melawan Frosinone.

Analisis Perbandingan Komnas & KPAI - 10 SMA PPKn


 A.     KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA (KOMNAS HAM)

1. LANDASAN HUKUM
Instrumen nasional
a. Undang-undang Dasar 1945
b. Tap MPR No. XVII/MPR/1998;
c. UU No 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia;
d. UU No 26 tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM;
e. UU No 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis;
f. Keppres No. 50 tahun 1993 Tentang Komnas HAM;
g. Keppres No. 181 tahun 1998 Tentang Komnas Anti kekerasan terhadap Perempuan;
h. Peraturan perundang-undangan nasional lain yang terkait

 Instrumen internasional
a. Piagam PBB, 1945;
b. Deklarasi Universal HAM 1948;
c. Instrumen internasional lain mengenai HAM yang telah disahkan dan diterima oleh Indonesia

2. CAKUPAN TUGAS
a. Pengkajian dan penelitian berbagai instrument intemasional hak asasi manusia dengan tujuan memberikan saran-saran mengenai kemungkinan aksesi dan atau ratifikasi;
b. Pengkajian dan penelitian berbagai peraturan perundang-undangan untuk memberikan rekomendasi mengenai pembentukan, perubahan, dan pencabutan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan hak asasi manusia;
c. Penerbitan hasil pengkajian dan penelitian
d. Studi kepustakaan, studi lapangan dan studi banding di negara lain mengenai hak asasi manusia
e. Pembahasan berbagai masalah yang berkaitan dengan perlindungan, penegakan,dan pemajuan hak asasi manusia;
f. Kerja sama pengkajian dan penelitian dengan organisasi, lembaga atau pihak lainnya, baik tingkat nasional, regional, maupun internasional dalam bidang hak asasi manusia

3. KENDALA YANG DIHADAPI

1.  Kendala internal antara lain, keterbatasan sumber daya Manusia (SDM). Guna mendukung pelaksanaan fungsi dan tugas yang terbatas, SDM Komnas HAM tidak sebanding dengan beban kerja serta besarnya tuntutan dan harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan prima. selain itu, dengan menjalankan mandat 3 Undang-undang, anggaran yang diberikan kepada Komnas HAM tidak memiliki penambahan. Sehingga dengan terbatasnya anggaran Komnas HAM tidak dapat menjalankan fungsi dan tugasnya secara optimal.
2.  Kendala eksternal antara lain, kurangnya dukungan dari pemerintah dan atau  pihak lain dalam menanggapi rekomendasi Komnas HAM berdampak pada tidak adanya kepastian bagi pemulihan hak korban yang terlanggar

 4. KASUS YANG PERNAH DITANGANI
a. 100 Kasus Sengketa Lahan di Jambi
b. Kasus Pembunuhan Munir
c. Pembunuhan Aktivis Buruh Wanita, Marsinah
d. Penculikan Aktivis 1997/1998
e. Penembakan Mahasiswa Trisakti
f. Pembantaian Santa Cruz/Insiden Dili
g. Pembantaian Rawagede
h. Peristiwa 27 Juli


B.     KOMISI NASIONAL PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KOMNAS PAI)

1. LANDASAN HUKUM
a.Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dalam rangka meningkatkan efektifitas penyelenggaraan perlindungan anak.
b.Keputusan Presiden Nomor 36/1990, 77/2003
c.Keppres 95/M/2004

2. CAKUPAN TUGAS
Selanjutnya dalam Pasal 76 UU Perlindungan Anak, dijelaskan tugas pokok KPAI yang berbunyi sebagai berikut :
a. melakukan sosialisasi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak, mengumpulkan data dan informasi, menerima pengaduan masyarakat, melakukan penelaahan, pemantauan, evaluasi, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak.
b. memberikan laporan, saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden dalam rangka perlindungan anak.

3. KENDALA YANG DIHADAPI
a.Kesadaran masyarakat yang kurang akan pentingnya perlindungan anak
b.Kurangnya hukum yang mengatur perlindungan anak
c.Kurang kuatnya Komisi Perlindungan Anak Indonesia dalam mengatasi masalah masalah tentang perlindungan anak

4. KASUS YANG PERNAH DITANGANI
a. Kekerasan pada anak
b. Anak-anak yang di terlantarkan
c. Kasus pelecehan seksual pada anak
d. Kasus di JIS tahun 2014
e. Kasus trafficking
f. Kasus penculikan pada anak



Monday, 14 September 2015

PREDIKSI Roma vs Barcelona: Harus Waspada!


Sepakbola.com - Tim asal ibu kota Italia, AS Roma harus menghadapi lawan berat di laga pembuka Grup E Liga Champions musim 2015/16 dengan menjamu juara bertahan, Barcelona. Di laga nanti, tim bestutan Rudi Garcia itu diwajibkan waspada performa Blaugrana.

Dari lima pertandingan terakhir, Barcelona memang sempat mengawali musim kompetisi ini dengan sedikit kesulitan setelah sempat dihajar 4-0 oleh Athletic Bilbao. Namun belakangan mereka berhasil bangkit dan meraih tiga kemenagnan beruntun. Total di enam pertandingn terakhir mereka mencatatkan satu kali kalah, satu kali imbang dan empat kali menang.

Performa yang sama juga dimiliki oleh Roma, setelah sempat kalah 3-0 oleh Barcelona di ajang persahbatan, Il Lupi berhasil bangkit dengan meraih empat kemeanangan dan satu kali imbang.

Sementara jika melihat sejarah bentrok kedua tim, secara statistik sebenarnya masih imbang. Kedua tim pernah bertemu sebanyak tiga kali, satu laga dimenangkan AS Roma, satu untuk Barcelona dan satu laga berakhir dengan skor imbang.


Pemain Kunci:
Lionel Messi (Barcelona)

Catatan gol Barcelona di awal kompetisi musim ini memang tidak sementereng Real Madrid, namun perlahan tapi pasti mereka berhasil mencatatkan kemenagnan penting. Terakhri merek abaru saja meraih kemenagnan 2-1 di laga berat menghadapi Atletico Madrid dengan Lionel Messi yang menjadi penentu kemenangan. Messi dianggap tengah bangkit apalagi setelah kelahiran anak keduanya, Mateo.


Prediksi susunan pemain:

Roma: Szczesny - Digne, Manolas, Castan, Florenzi - Nainggolan, De Rossi, Keita - Salah, Falque, Dzeko

Barcelona: Ter Stegen - Alba, Mascherano, Pigue, Roberto - Busquets, Iniesta, Rakitic - Messi, Neymar, Suarez


Prediksi: Di laga nanti, Barcelona diprediksi akan lebih menguasai lini tengah dengan gaya permainan mereka. Namun du agelandang roma, Radja Naingggolan dan Seydou Keita yang belakangan tampil prima diprediksi bisa merusak gaya permainan Blagurana. Namun begitu di laga nanti Barcelona diprediksi bisa meraih kemenangan 2-1 atas AS Roma. (rusy)


sumber : sepakbola.com