Breaking News

Monday, 26 October 2015

Tiga gol yang disematkan Suarez berhasil membawa Barcelona menang 3-1 atas Eibar dan naik ke peringkat dua La Liga.



Jalannya Pertandingan

Secara mengejutkan, Eibar berhasil unggul lebih dulu seiring mereka mencetak gol perdana mereka di Camp Nou. Pertama kalinya sepanjang sejarah sepak bola mereka.

Berawal dari kesalah Bartra yang kehilangan bola, bola berhasil digapai Keko yang lepas dari penjagaan pemain belakang Blaugrana. Bravo mampu menghadangnya, namun bola liar mengarah kepada Borja yang dengan mudah menaklukkan gawang kosong Barcelona.

Barcelona tidak memberikan waktu lama bagi Eibar untuk unggul. Sepuluh menit setelah gol Eibar, yakni menit 21, Barcelona menyamakan kedudukan lewat Luis Suarez. Berawal dari cungkilan manis Busquets kepada Sandro, bola kemudian diarahkan kepada Suarez yang tanpa kesulitan berarti menyarangkan bola ke gawang Eibar.

Dominasi berlanjut. Barcelona menguasai pertandingan sepenuhnya seiring Neymar dan Luis Suarez berkombinasi bersama segenap skuat Barcelona. Meskipun begitu, gol kedua  Blaugrana  baru tercipta di paruh kedua.

Luis Suarez membuat pendukung Barcelona bernafas lega dengan gol keduanya di pertandingan ini. Berawal dari pergerakan cut inside Neymar di sisi kiri, kapten Brazil ini kemudian menyodorkan bola kepada Suarez yang langsung diarahkan ke sudut gawang.

Unggul satu gol atas Eibar, Barcelona menolak untuk berhenti. Mereka terus menggempur pertahanan tamunya itu. Ivan Rakitic nyaris menciptakan gol ketiga, tetapi sepakan sang gelandang meleset tipis dari sasaran.

Malang bagi Barcelona, Javier Mascherano malah dikartu merah di penghujung laga, tetapi  toh  hal tersebut tak terlalu berpengaruh. Barcelona malah menambah keunggulan setelah sang bek Argentina diusir keluar

Suarez menjadi pencetak gol Blaugrana  seiring ia mencatatkan  hatrick  di pertandingan ini. Gol bermula dari aksi individu Neymar, lalu disambung dengan terobosan manis kepada Suarez di kotak penalti. Sang penyerang Uruguay pun dengan mudah menyepak bola ke gawang Eibar. Keunggulan 3-1 pun bertahan hingga bubaran.

Susunan Pemain

Sunday, 18 October 2015

FC Barcelona - Rayo Vallecano: Sebuah festival yang dibintangi oleh Neymar (5-2)

Pemain asal Brasil yang dengan sebuah aksi untuk diingat, memimpin penciptaan gol cule atas rival yang pemberani dan menuntut


Berhasil melewati bahaya akan jeda dari laga internasional dan juga badai cedera, Barça melakukan pembalasan di Liga dengan gol awal yang dibuat oleh Rayo Vallecano. Neymar Jr. adalah bintang yang tak terbantahkan, dengan kontrol permainan, kecohan, kesempatan, assits dan juga gol, hingga empat kali.

Sebuah malam yang menjanjikan. Karena Rayo layak disegani dan Barça keluar dengan kontsentrasi dan intens. Ada banyak ruang dan di menit ke-6, Sergi Roberto yang bersinar meninggalkan Rakitic sendiri melawan Toño, tapi kiper tersebut memenangkan duel melawan pemain Kroasia tersebut.

Barça memblokir bola keluar dari Rao dan satu pemulihan dari Busquets memfasilitasi Suarez yang juga tidak dapat mengatasi Toño (mnt ke-9). Sebaliknya, tim tamu dalam pendekatan pertama, di sudut, mencetak skor 0-1 berkat Javi Guerra. Berbeda dengan pertandingan lainnya, rival tidak menutup rapat. Kedua skuat salong menyerang dan di menit ke-21 Neymar menyamakan kedudukan dari tendangan penalti yang dibuatnya.

Laga malam ini sungguh indah dengan Barça yang haus akan gol. Di menit ke-25, Sandro mencobai duel satu lawan satu yang ketiga kalinya di mala mini dan menembak terlalu tinggi. Tidak hentinya sang juara bertahan Liga menciptakan kesempatan. Dan sekali lagi akhirnya Neymar Jr. mencetak gol dengan tenang. Hingga akhir babak pertama, skor menunjukan 2-1 kemenangan untuk Barça.

Babak kedua, Rayo terlihat semakin lebih kuat dan Bravo menyelamatkan skor 2-2 hingga tiga intervensi yang krusial, dua diantaraya secara konsekutif. Sekarang permainan lebih banyak dimainkan di daerah blaugrana. Toño berhasil menghindari gol dari Suarez, tapi tidak untuk hat-trick dari Neymar. Disini, laga telah berakhir. Terlebih lagi karena Suarez kemudian menghadiahi Neymar dengan umpan silang dan berhasil membuat skor 4-1.


Rayo mulai turun semangat dan Neymar serta Suarez berganti –ganti tugas untuk menciptakan gol kelima (mnt-77). Si no. ‘9’ Barça ini pantas mendapat gol oleh semua kerja keras yang dilakukannya. Dan juga tim Madrid cukup untuk membawa pulang kebanggan dengan membuat skor 5-2 berkat gol dari Jozabed.


sumber : fcbarcelona.co.id



Laporan Pertandingan: Barcelona 5-2 Rayo Vallecano

Empat gol dan satu assist yang dicetak Neymar berhasil membawa Barcelona menang telak 5-2 atas Rayo Vallecano di Camp Nou.


Sempat diragukan karena bermain tanpa Lionel Messi, Barcelona malah menggila dan menggilas Rayo Vallecano dengan skor telak 5-2, Minggu (18/10) dini hari WIB. Neymar menjadi pahlawan di Camp Nou setelah mencetak empat gol dan mempersembahkan satu assist untuk Luis Suarez.


Babak I

Walau tanpa Lionel Messi, Barcelona tetap tampil dominan ketika mengawali laga kontra Rayo Vallecano. Umpan-umpan pendek khas mereka langsung tersaji di Camp Nou, sembari Ivan Rakitic sesekali mencatatkan satu peluang emas. Sang gelandang Kroasia berhasil masuk ke kotak penalti, tetapi tendangannya mampu ditepis oleh Tono.

Berbeda dengan Barca, Rayo berhasil memaksimalkan peluang pertamanya dalam pertandingan ini. Bebe berhasil lolos dari kawalan dan melepaskan umpan silang ke kotak penalti Barca. Javi Guerro menemukan ruang kosong, lalu sang penyerang melepaskan sepakan voli ke sudut gawang Claudio Bravo. Barca kecolongan ketika laga baru berjalan 15 menit.

Keunggulan Rayo ternyata tidak bertahan lama. Lima menit setelah gol Guerro, Diego Llorente melakukan pelanggaran tidak penting terhadap Neymar di kotak penalti. Penyerang Brasil itu dipercaya jadi algojo dan sukses menyamakan kedudukan lewat titik putih.

Sepuluh menit berselang, Rayo melakukan kesalahan yang nyaris sama. Nacho terlambat melakukan tekel terhadap Neymar sehingga kaki sang bek berbenturan dengan kaki Neymar. Wasit menunjuk titik putih untuk kedua kalinya dan Neymar tidak mengecewakan fans Barcelona. Skor berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan  Blaugrana .


Babak II

Rayo menerapkan skema yang nyaris sama dengan babak pertama. Mereka cenderung menunggu bola memasuki area mereka, lalu memaksimalkan serangan balik. Namun Barcelona sudah belajar dari pengalaman dan efektivitas serangan bali Rayo tidak lagi istimewa. Tim tamu pun cenderung memaksimalkan sepakan jarak jauh walaupun tidak ada yang membuahkan gol.

Sementara itu, kondisi Barcelona terus membaik dan membaik. Dominasi mereka semakin nyata hingga Neymar berhasil mencetak gol ketiganya dalam laga ini. Sang penyerang Brasil kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambut bola muntah hasil tendangan Luis Suarez.
Neymar ternyata belum puas dengan  hatrick -nya. Ia malah menambah pundi-pundi gol tak sampai satu menit setelah gol ketiga Barcelona. Kali ini sang penyerang Barcelona mencari celah di kotak penalti, lalu menyelesaikan umpan tarik Suarez ke gawang Tono.

Frustrasi, performa Rayo kian menurun. Pelatih Paco Jemez tidak bisa berbuat banyak dan mencoba melakukan pergantian walau sudah tertinggal tiga gol. Situasi tidak berubah, malah semakin buruk karena Suarez mencetak gol kelima bagi timnya.

Penyerang Uruguay itu bekerja sama dengan Neymar. Kali ini giliran sang penyerang Brasil yang memberikan umpan silang pada Suarez. Mantan penyerang Liverpool itupun langsung melepaskan sepakan voli yang tak mampu dihalau oleh Tono.

Hingga bubaran, dominasi Barcelona terus berlanjut, tetapi Rayo mampu memangkas defisit gol lewat Jozabed Sanchez di menit akhir. Laga pun ditutup dengan hasil akhir 5-2 untuk kemenangan Barcelona. Mereka kini ada di peringkat kedua klasemen sementara La Liga, kalah selisih gol dari Real Madrid yang ada di puncak klasemen.


Susunan Pemain

Barcelona : Bravo; Sergi Roberto, Piqué, Mathieu, Alba; Alves, Busquets, Rakitic; Sandro, Suárez, Neymar

Rayo Vallecano : Tono, Nacho, Llorente, Ze, Rat, Jozabed, Trashorras, Lass, Bebe, Ebert, J.Guerra 

sumber : goal.com


Saturday, 17 October 2015

PREVIEW La Liga Spanyol: Barcelona - Rayo Vallecano



Barcelona kembali beraksi, Sabtu (17/10) malam waktu setempat, di Camp Nou, dimana mereka akan menjamu Rayo Vallecano pada pertandingan pertama pasca-jeda internasional.


Blaugrana memang mengalami kesulitan dalam beberapa pekan terakhir, tapi pasukan Luis Enrique masih berpacu di papan atas, saat ini mengantungi poin yang sama dengan rival abadi, Real Madrid, dan terpaut satu dari Villarreal yang menduduki takhta klasemen. Menjamu klub asal Madrid, The Catalans bertekad menambah pundi-pundi poin demi terus menjaga asa kembali merebut puncak tabel.

Namun, Barca masih belum akan diperkuat dua bintang mereka, Lionel Messi dan Andres Iniesta, yang dibekap cedera. Beberapa pemain lain juga terlibat dalam tugas bela negara sepanjang jeda internasional. Luis Enrique, yang mengoleksi 62 caps untuk Spanyol antara 1991 dan 2001, mengaku belum bisa mengistirahatkan pemainnya yang terlibat di pertandingan timnas.


“Banyak pemain memiliki akumulasi menit bermain yang banyak. Saya akan berusaha menemukan momen ketika mereka bisa istirahat, tapi tidak saat ini,” kata Enrique dalam konferensi pers.

Beruntung, Luis Enrique bisa memiliki Neymar dan Luis Suarez dalam kondisi bugar karena absen sepanjang pekan kemarin.

“Mereka tidak ikut timnas adalah sesuatu yang menguntungkan kami, karena kami butuh mereka dalam kondisi top.
Pertemuan dengan Rayo Vallecano, Barca juga diuntungkan sejarah. Mereka memenangkan sembilan duel sebelumnya antara kedua tim dan tercipta 40 gol serta hanya kebobolan dua dalam prosesnya.
La Pulga mencetak hat-trick dan Luis Suarez menorehkan brace dalam kemenangan Blaugrana atas lawan musim lalu dengan skor 6-1. Tapi pelatih yang membawa timnya meraih treble winners dengan menggondol La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions tak mau sesumbar.

“Rayo Vallecano tak membiarkan Anda memiliki bola dengan mudah dan mereka membuat Anda merasa sangat tidak nyaman. Jika kami tidak tajam, mereka bisa mengambil penguasaan dan mengontrol bola. Kuncinya adalah tidak kehilangan bola dan bagus dalam bertahan. Kami harus memaksa mereka membuat kesalahan.” 

 

sumber : goal.com

FC Barcelona hadapi CF Villanovense di 32 besar Copa del Rey



Pada jumat siang kemarin, di Ciudad del Futbol di Las Rozas di Madrid, dilaksanakan pengundian 32 tim dalam Copa del Rey tahun ini dan FC Barcelona bersanding dengan CF Villanovense, yang  bertengger di Divisi Kedua. CF Villanovense, berasal dari Villanueva de la Serena di Badajoz, Extremadura, didirikan pada tahun 1992 dan belum pernah berhadapan dengan Barça. Mereka berada di peringkat 14 di grup 4 dengan 9 poin dalam delapan laga.

Putaran pertama dari babak 32 besar akan dilangsungkan pada 28 Oktober sedangkan putaran kedua dijadwalkan pada 2 Desember di Camp Nou. Waktu pelaksanaan masih belum dipastikan.


FC Barcelona bukan hanya sebagai juara bertahan Copa del Rey, tetapi juga sebagai klub yang memenangi gelar terbanyak -27 kali sepanjang turnamen dilangsungkan


sumber : fcbarcelona.co.id

Sunday, 4 October 2015

Rakitic: "Menyakitkan kalah seperti ini, kami memiliki banyak kesempatan "


Di hadapan media komunikasi para pemain Barça setuju untuk menghadapi kekalahan melawan Sevilla untuk terus maju dan meyoroti kesempatan dari gol yang didapat dengan jelas walau tidak dapat direalisasikan.

Berikut beberapa deklarasi dari beberapa pemain setelah kekalahan di Sevilla:

Ivan Rakitic


"Menyakitkan kalah seperti ini, kami memiliki banyak kesempatan ". "Kami harus bangkit, dan melewati hal ini.”  "Kami memenangkan semua dan adalah normal jika seluruh mencoba menentang juara bertahan.” 


Sergio Busquets


"Kesempatan yang kami dapatkan, hanya kurang ketajaman saja. Kami harus memberikan lebih banyak dari bagian kami.” "Kalender yang sudah teragendakan adalah seperti itu. Kami tidak memiliki keberuntungan tapi kami harus menghadapi semua pertandingan dengan sama.” "Sangat jelas kami datang dari satu tahun dimana kami memenangkan semua, adalah normal jika orang-orang menginginkan kami menang sekali lagi.” 


Luis Suárez


"Kami memiliki kesempatan untuk  memenangi pertandingan. Juga tidak perlu untuk terlalu mendramatisir semua ini.”


"Sangat jelas kami adalah tim terbaik di dunia, tapi para pemain memiliki kesempatan dan tidak perlu menyalahkan siapapun secara konkret sama ketika kami memenangkan semua, adalah hasil dari permainan bersama.”
"Dalam pertandingan semacam ini, kesalahan dibayar dengan amat mahal, seperti yang dapat dilihat.



Barcelona menjadi pelampiasan kebangkitan Sevilla setelah terseok-seok di awal musim



Sevilla membuktikan diri mampu mengatasi badai cedera dengan menghempaskan juara bertahan La Liga Spanyol, Barcelona, 2-1, Sabtu (3/10). 

Masalah tipisnya stok pemain menjadi perhatian jelang duel di Ramon Sanchez Pizjuan, setelah kedua tim tak bisa menurunkan kekuatan terbaiknya, termasuk Lionel Messi dan Andres Iniesta yang absen dari kubu The Catalans. 

Namun skuat Unai Emery - yang terseok-seok di awal musim dan sempat mendekat ke zona degradasi - keluar dari tekanan setelah Blaugrana menggempur mereka sepanjang babak pertama. 

Michael Krohn-Dehli membuka keunggulan di awal babak kedua, lalu Vicente Iborra nenggandakan skor enam menit kemudian. Neymar hanya mampu memperkecil kedudukan lewat tendangan penalti. 

Gagal membawa pulang tiga angka berarti Blaugrana urung melejit ke puncak klasemen, sementara Sevilla naik ke peringkat 14 dengan kemenangan konsekutif. 

Babak pertama

Ambisi Barcelona kembali merebut puncak klasemen tampak jelas saat mereka langsung mengambil inisiatif menyerang. Sembilan menit laga berjalan, Ivan Rakitic melepaskan umpan silang ke area penalty di mana Busquets meneruskanya untuk Munir. Tapi sepakan striker belia masih melambung di atas mistar.

Laga makin ketat setelah melewati sepuluh menit pertama. Jual beli serangan tercipta di Ramon Sanchez Pizjuan, salah satunya kerja sama apik Neymar dan Luis Suarez yang mengacaukan barisan belakang Sevilla. Beruntung bagi tuan rumah, blok sempurna Kolodziejczak menjaga skor masih imbang.

Sebuah kemelut di depan gawang Rico terjadi pada menit 23. Neymar, Gerarad Pique dan Suarez terlibat dalam upaya memanfaatkan bola liar di mulut gawang, tapi giliran Andreollii yang kali ini menyelamatkan gawang Sevilla.

Kembali Suarez mendapat peluang emas memecah kebuntuan. Bomber Uruguay menerima bola dari sisi kiri dan melepaskan tembakan ke sudut atas gawang, tapi si kulit bundar hanya mencium mistar. Kedudukan imbang tanpa gol pun bertahan sampai turun minum. 

Babak kedua

Barcelona kesulitan mereplika penampilan apik periode pertama di babak kedua ini. Jeremy Mathieu mendapat kesulitan meredam serangan tuan rumah, sampai akhirnya tercipta gol pertama di laga ini pada menit 52.

Gameiro berhasil mengeksploitas Mathieu dan Alba sebelum memberikan umpan menyilang kepada Krohn-Dehli, yang tak menyia-nyiakan kesempatan dari jarak dekat.
Hanya butuh waktu enam menit bagi Sevilla untuk menggandakan keunggulan mereka. Giliran Krihn-Dehli yang memberikan super cross kepada Iborra. Sundulan Iborra pun tak dapat dihentikan Bravo.

Ketinggalan dua gol membuat Luis Enrique gerah, ia kemudian memasukkan Dani Alves dan Sandro Ramirez untuk menggantikan Mathieu dan Munir.

Neymar akhirnya membayar kegagalannya mengonversi sejumlah peluang, termasuk dua diantaranya setelah tertinggal dua gol melalui titik putih. Usai gagal melakukan penalti melawan Las Palmas di pertandingan sebelumnya, bintang Brasil memperkecil deficit dari titik putih usai Tremoulinas melakukan handball di kotak terlarang. 

Blaugrana hampir menyamakan kedudukan ketika Suarez merangsek ke pertahanan lawan sebelum mengumpan Sandro, tapi sepakan pemain Spanyol hanya menyentuh tiang gawang.

Sisa lima menit pertandingan dimanfaatkan klub Catalan untuk mencari gol tambahan, tapi barisan belakang Sevilla terlalu tangguh. Semangat kembali ke jalur kemenangan tampaknya berperan besar dalam sukses pasukan Emery menggulingkan Barca di hadapan pendukung sendiri. 

Susunan pemain

Sevilla: Rico; Coke, Andreolli, Kolodziejczak, Tremoulinas; Krychowiak, N'Zonzi; Krohn-Dehli, Iborra, Vitolo; Gameiro

Barcelona: Bravo; Sergi Roberto, Pique, Mathieu, Alba; Busquets, Mascherano, Rakitic; Munir, Suarez, Neymar

sumber : goal.com