Breaking News

Monday, 21 December 2015

Barca Raja Dunia !



BABAK PERTAMA

Menghadapi Barcelona, River Plate sangat bersemangat di awal pertandingan dan memberikan pressure ketat setiap pemain Barcelona menguasai bola hingga tim Spanyol kesulitan melancarkan serangan.

Peluang pertama pertandingan didapat Lionel Messi pada menit 11 saat mendapat umpan terobosan dari Andres Iniesta. Sayang praktis berdiri tanpa kawalan di dalam kotak penalti sepakan superstar Argentina bisa damankan Barovero sambil menjatuhkan badan.

Tekanan hebat yang diperlihatkan River di awal laga mengendur sementara Barcelona berhasil mengembangkan permainan dan mulai sanggup melakukan tusukan-tusukan berbahaya.

Situasi ini memaksa para pemain River melakukan pelanggaran hingga tempo pertandingan sempat menurun. River juga beberapa kali melakukan percobaan tembakan jarak jauh melalui Mora dan Alario namun semuanya bisa dipatahkan Bravo.

Di menit 36 Messi mencatatkan nama di papan skor. Sebuah umpan silang dilepaskan Dani Alves ke tiang jauh dan disambut sundulan Neymar diarahkan pada Messi dan penyerang Argentina dengan cerdik menyontek si kulit bundar untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Tim Spanyol rupanya enggan kehilangan momentum. Serangan terus mereka galang untuk menambah gol namun upaya mereka gagal termasuk aksi Suarez yang tak kuasa menceploskan bola pada situasi one-on-one di masa tambahan waktu usai mendapat sodoran Messi.


BABAK KEDUA

River Plate langsung mengganti dua pemain di awal babak kedua. Leonardo Ponzio digantikan Luis Gonzalez sementara Rodrigo Mora digeser Gonzalo Martinez dan seperti di awal babak pertama, tim Argentina mencoba memberi tekanan pada Barca.

Strategi ini cukup dipahami mengingat River dalam posisi tertinggal namun Barca sama sekali tidak terganggu bahkan melalui sebuah serangan balik cepat tim Spanyol menggandakan keunggulan di menit 49.

Usai mematahkan serangan River, Barca balik menyerang dan umpan brilian Sergio Busquets diburu Suarez dan penyerang Uruguay itu berhasil menaklukkan Barovero.

Dominasi Barca semakin menjadi di menit 53 dan 54 Messi mendapat dua peluang emas tetapi sepakannya mengarah ke kiper dan bola hasil sontekannya bisa dibuang Balanta persis di depan gawang.

Memasuki menit 60 River benar-benar kepayahan meladeni permainan Barcelona bahkan Barovero kembali dipaksa memungut bola dari gawangnya sendiri di menit 68.

Suarez sukses mencetak gol kelima dalam dua pertandingan untuk Barcelona. Gol ini diawali pergerakan Messi di tepi kotak penalti, bola kemudian diberikan pada Neymar dan sang bintang Brasil mengirimkan umpan untuk ditanduk sempurna bomber Uruguay. 3-0 untuk Barcelona.

Peluang emas untuk River di paruh kedua pertandingan baru hadir di menit 77 ketika Alario menanduk sebuah crossing dari sisi kanan tetapi bola masih bisa ditip ke atas mistar gawang oleh Bravo.

Jelang laga berakhir Barca menurunkan tempo pertandingan tetapi mereka enggan kehilangan kendali pada pertandingan. Pada posisi ini River bisa menciptakan dua peluang melalui Martinez dari jarak jauh tetapi hingga bubaran gol hiburan untuk mereka tak kunjung tercipta.

SUSUNAN PEMAIN:




sumber : goal.com

Juara Piala Dunia Antarklub, Barcelona Pecahkan Beragam Rekor




2015 menjadi tahun gemilang lagi untuk Barcelona. Skuat Catalan memasuki liburan Natal dengan perasaan suka cita usai mengangkat trofi Piala Dunia Antarklub untuk ketiga kalinya berkat kemenangan impresif 3-0 versus River Plate di final, Ahad (20/12).

Prestasi tahun ini memang tidak sesempurna 2009 saat mereka meraup sextuple bersama Pep Guardiola, tetapi torehan quintuple juga bakal membuat iri klub mana pun. Apalagi seabrek rekor datang seiring hasil laga di International Stadium Yokohama, Jepang.

Paling utama, El Barca kini menjadi kolektor terbanyak trofi Piala Dunia Antarklub, meninggalkan Corinthians yang punya dua gelar. Para jawara lainnya, termasuk rival abadi Barcelona, Real Madrid, baru merengkuh satu titel dalam format terkini turnamen.

Blaugrana juga tercatat sebagai tim dengan frekuensi penampilan terbanyak di final, sebanyak empat kesempatan. Mereka pertama menembus babak pamungkas pada 2006, namun gagal menyabet trofi setelah dibekap Internacional.

 


Bergerak ke milestone lainnya, ada lima penggawa Blaugrana yang masuk buku sejarah sebagai pemain yang paling sering jadi kampiun ajang ini: Dani Alves, Sergio Busquets, Andres Iniesta, Lionel Messi, dan Gerard Pique. Para pemain ini juga menjadi anggota tim saat merengkuh dua titel di bawah komando Guardiola (2009 dan 2011), dan hingga kini diandalkan oleh Luis Enrique.

Khusus untuk Messi, gol pembuka ke gawang River Plate menjadikan kapten timnas Argentina itu satu-satunya pemain yang mampu masuk papan skor dalam tiga laga final.

La Pulga juga sekarang bertengger sebagai topskor sepanjang masa turnamen, sejajar dengan Cesar Delgado dari Monterrey dan rekannya sendiri, Luis Suarez, berkat koleksi lima gol. Suarez punya rasio gol terbaik (2,5) karena kelima golnya datang hanya dalam dua penampilan pada edisi terkini.

Striker Uruguay itu jadi pemain pertama yang menggoreskan hat-trick di ajang ini kala Barca melipat Guangzhou Evergrande 3-0 di semi-final, sebelum mencetak dua gol lagi melawan River. Adapun Messi mencapai lima gol dalam lima laga (rasio 1,00) dan Delgado enam (0,83)

sumber : goal.com

Thursday, 3 December 2015

Laporan Pertandingan: Barcelona 6-1 Villanovense



Barcelona lolos ke babak lanjutan Copa del Rey setelah menghancurkan Villanovense dengan skor 6-1, Kamis (3/12) dini hari WIB, di Camp Nou. Sandro Ramirez mendapat sorotan utama karena ia menyarangkan hat-trick, sementara tiga gol lainnya dicetak oleh Munir El Haddadi (2 gol) dan Daniel Alves.

Babak Pertama

Daniel Alves langsung menggetarkan publik Camp Nou dengan gaya yang tak biasa di menit keempat.  Fullback  Barcelona itu menerima bola di sisi kanan penyerangan, lalu melepaskan tembakan dari jarak sekitar 27 meter. Bola menghunjam gawang Fuentes, membuka keunggulan Barca
.
17 menit kemudian, Barcelona menegaskan dominasinya lewat gol Sandro Ramirez. Blunder kembali dilakukan oleh Fuentes, kali ini ia memberikan umpan terlalu peran sehingga dipotong oleh Sandro. Gelandang muda Barca itu dengan mudah menaklukkan sang penjaga gawang dan menggandakan keunggulan timnya.

Ketinggalan dua gol, Villanovense coba memaksimalkan serangan balik mereka. Keputusan ini ternyata berbuah manis seiring Juan Francisco sukses mengoyak gawang Barcelona. Sayang, perayaan golnya tidak berlangsung lama.

Dua menit setelahnya, yakni di menit 29, Sandro menambah pundi-pundi golnya. Ia menusuk masuk kotak penalti, lalu menerima umpan akurat Aitor. Tanpa pikir panjang, gelandang 20 tahun itu mengembalikan keunggulan dua gol Barcelona.

Babak Kedua

Dominasi Barcelona ternyata tidak berkurang sedikit pun.  Blagurana  terus menciptakan peluang-peluang apik lewat darah muda mereka. Enam menit setelah laga dimulai, Munir El Haddadi pun sukses menambah keunggulan dengan tandukan.

Sandro kembali meramaikan papan skor di menit 69. Gelandang muda itu melengkapi hat-trick malam ini setelah memanfaatkan kemelut di muka gawang Fuentes. Malam yang indah bagi darah muda Barcelona.

Sebagai pelengkap penderita untuk Villanovense, Munir kembali mencantumkan namanya di papan skor. Kali ini pemuda Spanyol itu menjalin kerja sama apik dengan Sandro, lalu dengan dingin melengkungkan bola ke sudut gawang Fuentes. Barcelona unggul 6-1!

Keunggulan itu tidak bertambah atau berkurang hingga sepuluh menit terakhir. Blaugrana memastikan diri lolos ke babak lanjutan Copa del Rey, sementara Villanovense harus ikhlas pulang dengan kepala tertunduk.

Susunan Pemain

Barcelona : Masip; Alves, Bartra, Vermaelen, Mathieu, Mascherano, Adriano, Samper; Munir, Sandro, Aitor.

Villanovense : Fuentes, Trinidad, Tapia, Cubi, Súper, Pajuelo, Anxo, Elías, Juanjo, Jairo, Juan Guarnido.

sumber : goal.com


Monday, 30 November 2015

Kemenangan besar FC Barcelona menurut angka



Kemenangan 4-0 FC Barcelona atas Real Sociedad membuat tim Catalan menduduki posisi puncak klasemen dengan 33 poin dan menyegel kemenangan kesepuluh mereka secara beruntun di Camp Nou.
Berikut statistic yang tersorot dalam kemenangan besar di kandang Sabtu kemarin:

Gerard Pique melakoni laga liga ke-200 dengan mengenakan kostum Barça. Pemain bertahan ini tampil apik dengan membuat 68 operan dan menyelesaikan 86,8% operan tersebut.



Trisula penyerang Barça terus mencatat rekor penampilan bagus mereka dengan berbagi empat gol. Sejauh musim ini berlangsung, Messi, Suarez dan Neymar Jr. sudah mengumpulkan 43 gol dengan rerata 1,95 gol per laga.

Dengan dua gol ke gawang Real Sociedad, Neymar menyamai rekor perolehan golnya sejak bergabung dengan klub yaitu mencetak gol di laga keempat secara beruntun di liga.

Suárez kembali menciptakan tendangan volley berkelas pada Sabtu kemarin, menjadikan dirinya mencatat sembilan gol di liga dan menduduki posisi kedua di daftar topskor dengan jumlah 12 gol, dimana jumlah ini hanya dilampaui oleh Neymar dengan 14 gol.

Di 2015, trisula penyerang ini mencetak 125 gol, jumlah sama dengan yang dicetak oleh seluruh tim Bayern Munich. Tidak ada satupun tim di Eropa yang bisa menyamai jumlah gol yang dicetak oleh Messi, Suarez dan Neymar tahun ini.

Dani Alves memberikan kontribusi yang luar biasa, merancang gol pertama bagi Neymar dan gol kedua bagi Suarez melalui pergerakan sayap kanan.




Sunday, 22 November 2015

Laporan Pertandingan: Real Madrid 0-4 Barcelona



Barcelona secara luar biasa memecundangi Real Madrid di Santiago Bernabeu lewat gelontoran empat gol tanpa balas, dalam bentrok El Clasico di jornada 12 La Liga Spanyol, Minggu (22/11) dini hari WIB.

Empat gol Azulgrana dicetak masih-masing satu oleh Neymar Junior dan Andres Iniesta, serta sepasang dari El Pistolero, Luis Suarez!


Babak Pertama


Selepas sepakan mula, kedua tim memperagakan permainan dengan tempo tinggi. Pembagian penguaaan bola di antara keduanya seimbang, dengan sama-sama memanfaatkan lebar lapangan. Kans pertama kemudian diperoleh Barelona saat pertandingan memasuki menit ketujuh.


Menerima assist Andres Iniesta, Neymar yang tak terkawal di tepi kotak penalti melepaskan tembakan melengkung mengancam gawang Keylor Navas. Sayang bola masih melambung di atas mistar. Sesaat kemudian Cristiano Ronaldo membalas, namun Claudio Bravo sanggup tanggap mengagalkan percobaan.


Di menit ke-11, keunggulan lantas diraih tim tamu Barca. Memaksimalkan umpan terukur Sergi Roberto, Luis Suarez sukses menaklukkan Navas dengan satu sentuhan. Gol! Blaugrana unggul 1-0.
Tertinggal, Madrid berusaha bangkit dengan lebih menekan namun hasilnya nihil. Barca justru menggandakan keunggulannya pada menit ke-39, melalui aksi Neymar. 


Lepas dari jebakan offside, Neymar yang menerima umpan manis Andres Iniesta dengan mudah menyarangkan bola ke jala El Real. Skor 2-0 untuk El Barca bertahan hingga babak pertama usai.


Babak Kedua


Tertinggal dua gol, penguasaan bola jadi lebih memihak Madrid. Beberapa percobaan serangan dijajal melalui sisi winger yang ditempati Gareth Bale dan Ronaldo. Namun hasilnya kembali hampa seiring kokohnya pertahanan Barca.

Dominasi Madrid kemudian hanya berlangsung selama lima menit saja, karena Barca kembali merajalela. Andres Iniesta yang memulai serangan seorang diri di menit ke-53, melakukan kerja sama apik dengan Neymar ketika memasuki kotak penalti Madrid.


Dengan kawalan yang tak ketat, mudah saja bagi kapten Los Cules itu untuk mengakhiri aksinya tembakan geledek yang mengguncang jala Navas. Barca pun unggul telak 3-0.


Penderitaan belum berakhir, karena Barca kembali memperbesar keunggulannya di menit ke-74. Mobilitas luar biasa Jordi Alba jadi sebab utama.


Mantan penggawa Valencia itu melepaskan umpan manis bagi Suarez yang kembali lolos jebakan offside. Tinggal berhadapan dengan Navas, mudah bagi El Pistolero untuk mengubah kedudukan menjadi 4-0.


Tertinggal sebanyak itu, Madrid sejatinya bukannya tak punya peluang sama sekali. Tercatat mereka memiliki tiga kans emas mencetak gol yang semuanya digagalkan dengan heroik oleh Bravo.
Karenanya, skor 4-0 untuk Barca pun bertahan hingga pertandingan usai


sumber : goal.com

Thursday, 5 November 2015

Laporan Pertandingan: Barcelona 3-0 BATE




BABAK PERTAMA

Andai sanggup mencuri poin di Camp Nou BATE bisa memupuk harapan lolos ke fase grup namun Barcelona dipastikan tidak ingin membuang kesempatan memastikan diri ke babak grup lebih cepat dengan catatan AS Roma gagal meraup angka maksimal di Olimpico lawan Bayer Leverkusen.

Pelatih Luis Enrique memang tidak menurunkan skuat terbaik tetapi rasanya El Barca tidak akan kesulitan meraih kemenangan apalagi mereka tampil di kandang sendiri
.
Azulgrana membuka peluang pada menit kelima. Umpan Neymar tepat mengarah pada Luis Suarez yang merangksek ke kotak penalti BATE, sayang tembakannya menyamping.

Peluang berikutnya didapat Barca di menit 14 saat penyerang Brasil berada pada posisi one-on-one di kotak penalti BATE namun kiper Chernick dengan cepat keluar dari gawang menggagalkan peluang.

Di menit 30 Barcelona mendapat hadiah penalti saat Munir yang menggantikan Rakitic karena cedera ditarik bek BATE hingga wasit menunjuk titik putih dan Neymar dengan jitu menuntaskan tugasnya.

Pemandangan normal di tengah lapangan Camp Nou tersaji, Barca terus mendominasi bola atas lawannya tetapi kali ini mereka belum bisa menambah gol hingga babak pertama selesai.

BABAK KEDUA

Perlawanan keras diperlihatkan BATE di awal babak kedua, mereka tidak takut memainkan bola di area pertahanan Barcelona.

Akan tetapi, perlawanan harus harus dikandaskan gol Luis Suarez di menit 60. Neymar bergerak ke tengah sebelum memberikan bola pada bomber Uruguay yang sukses mengecoh bek untuk mengarahkan bola ke pojok gawang.

Unggul dua gol Barca belum puas, di menit 69 kerja sama Suarez dan Neymar kembali mengancam beruntung bagi BATE tembakan voli Neymar hanya menghajar tiang gawang.

Tempo pertandingan terus dikendalikan Barcelona dan di menit 83, untuk kali kedua Neymar mencatatkan nama di papan skor apalagi kalau bukan karena aksi Luis Suarez.

Bintang Uruguay dengan jitu melepaskan diri dari jebakan off-side dan menyerahkan tanggung jawab mudah mencetak gol pada Neymar.

Meski menang, Barcelona belum bisa memastikan diri lolos ke fase gugur karena Roma dengan dramatis berhasil meraih kemenangan 3-2 atas Bayer Leverkusen.

SUSUNAN PEMAIN



sumber : goal.com

Monday, 26 October 2015

Tiga gol yang disematkan Suarez berhasil membawa Barcelona menang 3-1 atas Eibar dan naik ke peringkat dua La Liga.



Jalannya Pertandingan

Secara mengejutkan, Eibar berhasil unggul lebih dulu seiring mereka mencetak gol perdana mereka di Camp Nou. Pertama kalinya sepanjang sejarah sepak bola mereka.

Berawal dari kesalah Bartra yang kehilangan bola, bola berhasil digapai Keko yang lepas dari penjagaan pemain belakang Blaugrana. Bravo mampu menghadangnya, namun bola liar mengarah kepada Borja yang dengan mudah menaklukkan gawang kosong Barcelona.

Barcelona tidak memberikan waktu lama bagi Eibar untuk unggul. Sepuluh menit setelah gol Eibar, yakni menit 21, Barcelona menyamakan kedudukan lewat Luis Suarez. Berawal dari cungkilan manis Busquets kepada Sandro, bola kemudian diarahkan kepada Suarez yang tanpa kesulitan berarti menyarangkan bola ke gawang Eibar.

Dominasi berlanjut. Barcelona menguasai pertandingan sepenuhnya seiring Neymar dan Luis Suarez berkombinasi bersama segenap skuat Barcelona. Meskipun begitu, gol kedua  Blaugrana  baru tercipta di paruh kedua.

Luis Suarez membuat pendukung Barcelona bernafas lega dengan gol keduanya di pertandingan ini. Berawal dari pergerakan cut inside Neymar di sisi kiri, kapten Brazil ini kemudian menyodorkan bola kepada Suarez yang langsung diarahkan ke sudut gawang.

Unggul satu gol atas Eibar, Barcelona menolak untuk berhenti. Mereka terus menggempur pertahanan tamunya itu. Ivan Rakitic nyaris menciptakan gol ketiga, tetapi sepakan sang gelandang meleset tipis dari sasaran.

Malang bagi Barcelona, Javier Mascherano malah dikartu merah di penghujung laga, tetapi  toh  hal tersebut tak terlalu berpengaruh. Barcelona malah menambah keunggulan setelah sang bek Argentina diusir keluar

Suarez menjadi pencetak gol Blaugrana  seiring ia mencatatkan  hatrick  di pertandingan ini. Gol bermula dari aksi individu Neymar, lalu disambung dengan terobosan manis kepada Suarez di kotak penalti. Sang penyerang Uruguay pun dengan mudah menyepak bola ke gawang Eibar. Keunggulan 3-1 pun bertahan hingga bubaran.

Susunan Pemain

Sunday, 18 October 2015

FC Barcelona - Rayo Vallecano: Sebuah festival yang dibintangi oleh Neymar (5-2)

Pemain asal Brasil yang dengan sebuah aksi untuk diingat, memimpin penciptaan gol cule atas rival yang pemberani dan menuntut


Berhasil melewati bahaya akan jeda dari laga internasional dan juga badai cedera, Barça melakukan pembalasan di Liga dengan gol awal yang dibuat oleh Rayo Vallecano. Neymar Jr. adalah bintang yang tak terbantahkan, dengan kontrol permainan, kecohan, kesempatan, assits dan juga gol, hingga empat kali.

Sebuah malam yang menjanjikan. Karena Rayo layak disegani dan Barça keluar dengan kontsentrasi dan intens. Ada banyak ruang dan di menit ke-6, Sergi Roberto yang bersinar meninggalkan Rakitic sendiri melawan Toño, tapi kiper tersebut memenangkan duel melawan pemain Kroasia tersebut.

Barça memblokir bola keluar dari Rao dan satu pemulihan dari Busquets memfasilitasi Suarez yang juga tidak dapat mengatasi Toño (mnt ke-9). Sebaliknya, tim tamu dalam pendekatan pertama, di sudut, mencetak skor 0-1 berkat Javi Guerra. Berbeda dengan pertandingan lainnya, rival tidak menutup rapat. Kedua skuat salong menyerang dan di menit ke-21 Neymar menyamakan kedudukan dari tendangan penalti yang dibuatnya.

Laga malam ini sungguh indah dengan Barça yang haus akan gol. Di menit ke-25, Sandro mencobai duel satu lawan satu yang ketiga kalinya di mala mini dan menembak terlalu tinggi. Tidak hentinya sang juara bertahan Liga menciptakan kesempatan. Dan sekali lagi akhirnya Neymar Jr. mencetak gol dengan tenang. Hingga akhir babak pertama, skor menunjukan 2-1 kemenangan untuk Barça.

Babak kedua, Rayo terlihat semakin lebih kuat dan Bravo menyelamatkan skor 2-2 hingga tiga intervensi yang krusial, dua diantaraya secara konsekutif. Sekarang permainan lebih banyak dimainkan di daerah blaugrana. Toño berhasil menghindari gol dari Suarez, tapi tidak untuk hat-trick dari Neymar. Disini, laga telah berakhir. Terlebih lagi karena Suarez kemudian menghadiahi Neymar dengan umpan silang dan berhasil membuat skor 4-1.


Rayo mulai turun semangat dan Neymar serta Suarez berganti –ganti tugas untuk menciptakan gol kelima (mnt-77). Si no. ‘9’ Barça ini pantas mendapat gol oleh semua kerja keras yang dilakukannya. Dan juga tim Madrid cukup untuk membawa pulang kebanggan dengan membuat skor 5-2 berkat gol dari Jozabed.


sumber : fcbarcelona.co.id



Laporan Pertandingan: Barcelona 5-2 Rayo Vallecano

Empat gol dan satu assist yang dicetak Neymar berhasil membawa Barcelona menang telak 5-2 atas Rayo Vallecano di Camp Nou.


Sempat diragukan karena bermain tanpa Lionel Messi, Barcelona malah menggila dan menggilas Rayo Vallecano dengan skor telak 5-2, Minggu (18/10) dini hari WIB. Neymar menjadi pahlawan di Camp Nou setelah mencetak empat gol dan mempersembahkan satu assist untuk Luis Suarez.


Babak I

Walau tanpa Lionel Messi, Barcelona tetap tampil dominan ketika mengawali laga kontra Rayo Vallecano. Umpan-umpan pendek khas mereka langsung tersaji di Camp Nou, sembari Ivan Rakitic sesekali mencatatkan satu peluang emas. Sang gelandang Kroasia berhasil masuk ke kotak penalti, tetapi tendangannya mampu ditepis oleh Tono.

Berbeda dengan Barca, Rayo berhasil memaksimalkan peluang pertamanya dalam pertandingan ini. Bebe berhasil lolos dari kawalan dan melepaskan umpan silang ke kotak penalti Barca. Javi Guerro menemukan ruang kosong, lalu sang penyerang melepaskan sepakan voli ke sudut gawang Claudio Bravo. Barca kecolongan ketika laga baru berjalan 15 menit.

Keunggulan Rayo ternyata tidak bertahan lama. Lima menit setelah gol Guerro, Diego Llorente melakukan pelanggaran tidak penting terhadap Neymar di kotak penalti. Penyerang Brasil itu dipercaya jadi algojo dan sukses menyamakan kedudukan lewat titik putih.

Sepuluh menit berselang, Rayo melakukan kesalahan yang nyaris sama. Nacho terlambat melakukan tekel terhadap Neymar sehingga kaki sang bek berbenturan dengan kaki Neymar. Wasit menunjuk titik putih untuk kedua kalinya dan Neymar tidak mengecewakan fans Barcelona. Skor berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan  Blaugrana .


Babak II

Rayo menerapkan skema yang nyaris sama dengan babak pertama. Mereka cenderung menunggu bola memasuki area mereka, lalu memaksimalkan serangan balik. Namun Barcelona sudah belajar dari pengalaman dan efektivitas serangan bali Rayo tidak lagi istimewa. Tim tamu pun cenderung memaksimalkan sepakan jarak jauh walaupun tidak ada yang membuahkan gol.

Sementara itu, kondisi Barcelona terus membaik dan membaik. Dominasi mereka semakin nyata hingga Neymar berhasil mencetak gol ketiganya dalam laga ini. Sang penyerang Brasil kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambut bola muntah hasil tendangan Luis Suarez.
Neymar ternyata belum puas dengan  hatrick -nya. Ia malah menambah pundi-pundi gol tak sampai satu menit setelah gol ketiga Barcelona. Kali ini sang penyerang Barcelona mencari celah di kotak penalti, lalu menyelesaikan umpan tarik Suarez ke gawang Tono.

Frustrasi, performa Rayo kian menurun. Pelatih Paco Jemez tidak bisa berbuat banyak dan mencoba melakukan pergantian walau sudah tertinggal tiga gol. Situasi tidak berubah, malah semakin buruk karena Suarez mencetak gol kelima bagi timnya.

Penyerang Uruguay itu bekerja sama dengan Neymar. Kali ini giliran sang penyerang Brasil yang memberikan umpan silang pada Suarez. Mantan penyerang Liverpool itupun langsung melepaskan sepakan voli yang tak mampu dihalau oleh Tono.

Hingga bubaran, dominasi Barcelona terus berlanjut, tetapi Rayo mampu memangkas defisit gol lewat Jozabed Sanchez di menit akhir. Laga pun ditutup dengan hasil akhir 5-2 untuk kemenangan Barcelona. Mereka kini ada di peringkat kedua klasemen sementara La Liga, kalah selisih gol dari Real Madrid yang ada di puncak klasemen.


Susunan Pemain

Barcelona : Bravo; Sergi Roberto, Piqué, Mathieu, Alba; Alves, Busquets, Rakitic; Sandro, Suárez, Neymar

Rayo Vallecano : Tono, Nacho, Llorente, Ze, Rat, Jozabed, Trashorras, Lass, Bebe, Ebert, J.Guerra 

sumber : goal.com


Saturday, 17 October 2015

PREVIEW La Liga Spanyol: Barcelona - Rayo Vallecano



Barcelona kembali beraksi, Sabtu (17/10) malam waktu setempat, di Camp Nou, dimana mereka akan menjamu Rayo Vallecano pada pertandingan pertama pasca-jeda internasional.


Blaugrana memang mengalami kesulitan dalam beberapa pekan terakhir, tapi pasukan Luis Enrique masih berpacu di papan atas, saat ini mengantungi poin yang sama dengan rival abadi, Real Madrid, dan terpaut satu dari Villarreal yang menduduki takhta klasemen. Menjamu klub asal Madrid, The Catalans bertekad menambah pundi-pundi poin demi terus menjaga asa kembali merebut puncak tabel.

Namun, Barca masih belum akan diperkuat dua bintang mereka, Lionel Messi dan Andres Iniesta, yang dibekap cedera. Beberapa pemain lain juga terlibat dalam tugas bela negara sepanjang jeda internasional. Luis Enrique, yang mengoleksi 62 caps untuk Spanyol antara 1991 dan 2001, mengaku belum bisa mengistirahatkan pemainnya yang terlibat di pertandingan timnas.


“Banyak pemain memiliki akumulasi menit bermain yang banyak. Saya akan berusaha menemukan momen ketika mereka bisa istirahat, tapi tidak saat ini,” kata Enrique dalam konferensi pers.

Beruntung, Luis Enrique bisa memiliki Neymar dan Luis Suarez dalam kondisi bugar karena absen sepanjang pekan kemarin.

“Mereka tidak ikut timnas adalah sesuatu yang menguntungkan kami, karena kami butuh mereka dalam kondisi top.
Pertemuan dengan Rayo Vallecano, Barca juga diuntungkan sejarah. Mereka memenangkan sembilan duel sebelumnya antara kedua tim dan tercipta 40 gol serta hanya kebobolan dua dalam prosesnya.
La Pulga mencetak hat-trick dan Luis Suarez menorehkan brace dalam kemenangan Blaugrana atas lawan musim lalu dengan skor 6-1. Tapi pelatih yang membawa timnya meraih treble winners dengan menggondol La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions tak mau sesumbar.

“Rayo Vallecano tak membiarkan Anda memiliki bola dengan mudah dan mereka membuat Anda merasa sangat tidak nyaman. Jika kami tidak tajam, mereka bisa mengambil penguasaan dan mengontrol bola. Kuncinya adalah tidak kehilangan bola dan bagus dalam bertahan. Kami harus memaksa mereka membuat kesalahan.” 

 

sumber : goal.com

FC Barcelona hadapi CF Villanovense di 32 besar Copa del Rey



Pada jumat siang kemarin, di Ciudad del Futbol di Las Rozas di Madrid, dilaksanakan pengundian 32 tim dalam Copa del Rey tahun ini dan FC Barcelona bersanding dengan CF Villanovense, yang  bertengger di Divisi Kedua. CF Villanovense, berasal dari Villanueva de la Serena di Badajoz, Extremadura, didirikan pada tahun 1992 dan belum pernah berhadapan dengan Barça. Mereka berada di peringkat 14 di grup 4 dengan 9 poin dalam delapan laga.

Putaran pertama dari babak 32 besar akan dilangsungkan pada 28 Oktober sedangkan putaran kedua dijadwalkan pada 2 Desember di Camp Nou. Waktu pelaksanaan masih belum dipastikan.


FC Barcelona bukan hanya sebagai juara bertahan Copa del Rey, tetapi juga sebagai klub yang memenangi gelar terbanyak -27 kali sepanjang turnamen dilangsungkan


sumber : fcbarcelona.co.id

Sunday, 4 October 2015

Rakitic: "Menyakitkan kalah seperti ini, kami memiliki banyak kesempatan "


Di hadapan media komunikasi para pemain Barça setuju untuk menghadapi kekalahan melawan Sevilla untuk terus maju dan meyoroti kesempatan dari gol yang didapat dengan jelas walau tidak dapat direalisasikan.

Berikut beberapa deklarasi dari beberapa pemain setelah kekalahan di Sevilla:

Ivan Rakitic


"Menyakitkan kalah seperti ini, kami memiliki banyak kesempatan ". "Kami harus bangkit, dan melewati hal ini.”  "Kami memenangkan semua dan adalah normal jika seluruh mencoba menentang juara bertahan.” 


Sergio Busquets


"Kesempatan yang kami dapatkan, hanya kurang ketajaman saja. Kami harus memberikan lebih banyak dari bagian kami.” "Kalender yang sudah teragendakan adalah seperti itu. Kami tidak memiliki keberuntungan tapi kami harus menghadapi semua pertandingan dengan sama.” "Sangat jelas kami datang dari satu tahun dimana kami memenangkan semua, adalah normal jika orang-orang menginginkan kami menang sekali lagi.” 


Luis Suárez


"Kami memiliki kesempatan untuk  memenangi pertandingan. Juga tidak perlu untuk terlalu mendramatisir semua ini.”


"Sangat jelas kami adalah tim terbaik di dunia, tapi para pemain memiliki kesempatan dan tidak perlu menyalahkan siapapun secara konkret sama ketika kami memenangkan semua, adalah hasil dari permainan bersama.”
"Dalam pertandingan semacam ini, kesalahan dibayar dengan amat mahal, seperti yang dapat dilihat.



Barcelona menjadi pelampiasan kebangkitan Sevilla setelah terseok-seok di awal musim



Sevilla membuktikan diri mampu mengatasi badai cedera dengan menghempaskan juara bertahan La Liga Spanyol, Barcelona, 2-1, Sabtu (3/10). 

Masalah tipisnya stok pemain menjadi perhatian jelang duel di Ramon Sanchez Pizjuan, setelah kedua tim tak bisa menurunkan kekuatan terbaiknya, termasuk Lionel Messi dan Andres Iniesta yang absen dari kubu The Catalans. 

Namun skuat Unai Emery - yang terseok-seok di awal musim dan sempat mendekat ke zona degradasi - keluar dari tekanan setelah Blaugrana menggempur mereka sepanjang babak pertama. 

Michael Krohn-Dehli membuka keunggulan di awal babak kedua, lalu Vicente Iborra nenggandakan skor enam menit kemudian. Neymar hanya mampu memperkecil kedudukan lewat tendangan penalti. 

Gagal membawa pulang tiga angka berarti Blaugrana urung melejit ke puncak klasemen, sementara Sevilla naik ke peringkat 14 dengan kemenangan konsekutif. 

Babak pertama

Ambisi Barcelona kembali merebut puncak klasemen tampak jelas saat mereka langsung mengambil inisiatif menyerang. Sembilan menit laga berjalan, Ivan Rakitic melepaskan umpan silang ke area penalty di mana Busquets meneruskanya untuk Munir. Tapi sepakan striker belia masih melambung di atas mistar.

Laga makin ketat setelah melewati sepuluh menit pertama. Jual beli serangan tercipta di Ramon Sanchez Pizjuan, salah satunya kerja sama apik Neymar dan Luis Suarez yang mengacaukan barisan belakang Sevilla. Beruntung bagi tuan rumah, blok sempurna Kolodziejczak menjaga skor masih imbang.

Sebuah kemelut di depan gawang Rico terjadi pada menit 23. Neymar, Gerarad Pique dan Suarez terlibat dalam upaya memanfaatkan bola liar di mulut gawang, tapi giliran Andreollii yang kali ini menyelamatkan gawang Sevilla.

Kembali Suarez mendapat peluang emas memecah kebuntuan. Bomber Uruguay menerima bola dari sisi kiri dan melepaskan tembakan ke sudut atas gawang, tapi si kulit bundar hanya mencium mistar. Kedudukan imbang tanpa gol pun bertahan sampai turun minum. 

Babak kedua

Barcelona kesulitan mereplika penampilan apik periode pertama di babak kedua ini. Jeremy Mathieu mendapat kesulitan meredam serangan tuan rumah, sampai akhirnya tercipta gol pertama di laga ini pada menit 52.

Gameiro berhasil mengeksploitas Mathieu dan Alba sebelum memberikan umpan menyilang kepada Krohn-Dehli, yang tak menyia-nyiakan kesempatan dari jarak dekat.
Hanya butuh waktu enam menit bagi Sevilla untuk menggandakan keunggulan mereka. Giliran Krihn-Dehli yang memberikan super cross kepada Iborra. Sundulan Iborra pun tak dapat dihentikan Bravo.

Ketinggalan dua gol membuat Luis Enrique gerah, ia kemudian memasukkan Dani Alves dan Sandro Ramirez untuk menggantikan Mathieu dan Munir.

Neymar akhirnya membayar kegagalannya mengonversi sejumlah peluang, termasuk dua diantaranya setelah tertinggal dua gol melalui titik putih. Usai gagal melakukan penalti melawan Las Palmas di pertandingan sebelumnya, bintang Brasil memperkecil deficit dari titik putih usai Tremoulinas melakukan handball di kotak terlarang. 

Blaugrana hampir menyamakan kedudukan ketika Suarez merangsek ke pertahanan lawan sebelum mengumpan Sandro, tapi sepakan pemain Spanyol hanya menyentuh tiang gawang.

Sisa lima menit pertandingan dimanfaatkan klub Catalan untuk mencari gol tambahan, tapi barisan belakang Sevilla terlalu tangguh. Semangat kembali ke jalur kemenangan tampaknya berperan besar dalam sukses pasukan Emery menggulingkan Barca di hadapan pendukung sendiri. 

Susunan pemain

Sevilla: Rico; Coke, Andreolli, Kolodziejczak, Tremoulinas; Krychowiak, N'Zonzi; Krohn-Dehli, Iborra, Vitolo; Gameiro

Barcelona: Bravo; Sergi Roberto, Pique, Mathieu, Alba; Busquets, Mascherano, Rakitic; Munir, Suarez, Neymar

sumber : goal.com


Wednesday, 30 September 2015

Luis Suárez: "Kami percaya akan diri kami sendiri hingga akhir”



Lebih dikatakan kemenangan berkat tekat yang kuat dibanding permainan yang baik. Seperti yang dikatakan oleh Luis Suárez setelah kemenangan melawan Bayer Leverkusen: "Kami menang dengan sedikit sepak bola tapi kami percaya akan diri kami hingga akhir karena kami adalah juara Eropa. Kami harus menunjukannya dan kami memiliki kesempatan yang tidak kami lepas hingga akhir.”

"Yang paling penting adalah menang dan terlebih lagi di kandang sendiri.” Yakin Suarez, pencetak gol kemenangan. Dan mengenai lawan blaugrana malam ini ia mengatakan: 
“Kami tahu kami menekan dengan amat baik, sama seperti Celta. Di pertengahan laga, pelatih tehnis menginstruksikan kami hal-hal yang dari dalam tidak dapat terlihat dan kami mengubahnya.”

Berikut beberapa peryataan dari pemain lainnya:
"Bermain di Camp Nou adalah berat, tapi saya tenang karena saya bekerja untuk  memberikan yang terbaik bagi tim dan karena kami percaya akan diri kami sendiri.”


Sergi Roberto:

"Di awal musim ini saya memiliki lebih banyak menit. Saya merasa amat baik secara fisik dan juga nicel permainan, saya mencoba memberikan maksimal untuk membantu tim.”

"Mungkin ini adalah gol yang paling penting yang saya buat, karena kami tertinggal dan mengijinkan kami untuk menyamakan kedudukan dan memberikan pembalasan di papan skor.”

"Di jeda istirahat kami saling memberi semangat karena kami tahu kami akan dapat menghadapinya dengan kualitas yang dimiliki skuat dan itulah yang terjadi.

"Semakin cepat Anda menempati posisi pemimpin maka lebih baik. Kami harus menjaganya agar tidak telepas, sekarang saatnya untuk memikirkan Sevilla, sangatlah penting.”

Gerard Piqué:

"Tim-tim yang datang menyiapkan pertandingan yang amat sulit. Mengingat tidak semua dari kami dalam keadaan fit kami berakhir dengan kemenangan.”

"Kami selalu mengingatkan paa fans harus selalu bersama kami, tapi terkadang sulit dengan hasil dari kebalikan. Kami tahu seperti apa tradisi Katalan, orang-orang menekan Anda.”

Neymar:

"Kami semua adalah pemimpin, saya melakukan bagian saya di lapangan untuk membantu rekan-rekan.”

"Tidaklah sama ketika pemain berkualitas seperti Messi berada di luar.”

Sandro Ramírez:

"Kami harus bersatu. Keinginan kuat dari tim dan keinginan untuk menang membawa kami melewati duel ini.”



Iniesta menderita cedera di paha belakang kaki kanan



FC Barcelona memberikan diagnosis dari cedera yang didapat Andrés Iniesta saat laga melawan Bayer Leverkusen, hingga memaksanya harus meninggalkan arena permainan di menit ke-60. Tim medis menginformasikan bahwa pemain Spanyol ini memiliki cedera pada paha bagian belakang kaki kanannya. Pemulihan nya akan menandai kapan ia dapat kembali berlatih.

Iniesta menambah daftar pemain yang cedera bersama dengan Adriano,Vermaelen, Messi, Rafinha dan Bravo.


sumber : fcbarcelona.co.id

Barcelona 2-1 Bayer Leverkusen: Tanpa Messi, Luis Suarez Bersinar Lagi

Barcelona berhasil mengemas kemenangan pertama mereka pada fase grup Champions League musim ini setelah sukses untuk menghancurkan perlawanan Bayer Leverkusen dengan skor akhir 2-1 pada Rabu (30/9) dini hari WIB di Camp Nou. 



Meskipun tak diperkuat oleh sang mega bintang Lionel Messi yang masih absen karena cedera, namun kali ini Luis Suarez mampu membuktikan bahwa Barcelona masih tetap tangguh tanpa pemain berjuluk La Pulga tersebut.


Detil Pertandingan

Menjadi tim tamu ternyata tetap tak membuat Bayer Leverkusen gentar dan bermain ekstra bertahan. Baru satu menit pertandingan berlangsung, Javier Hernandez langsung memulai tekanan untuk tim tuan rumah melalui tendangan jarak dekatnya, namun sanggup dimentahkan oleh Ter Stegen.

Sembilan menit berselang, giliran Barcelona yang memiliki peluang untuk membuka skor. Akan tetapi eksekusi Sandro Ramirez masih mampu ditahan oleh Bernd Leno. Setelah itu, secara perlahan skuat didikan Luis Enrique ini berusaha untuk meningkatkan penguasaan bola agar mereka bisa menghindari tekanan yang diberikan oleh Bayer Leverkusen.

Akan tetapi, rencana hanya tinggal rencana. Publik Camp Nou dibuat terdiam pada menit 22 oleh Kyriakos Papadopulos, yang berhasil mengantarkan Bayer Leverkusen unggul lebih dulu setelah meneruskan tendangan sudut Hakan Calhanoglu dengan sundulan tajamnya. Hal ini sekaligus menegaskan skema serangan balik cepat yang diterapkan oleh Bayer Leverkusen sangat efektif dan membuat baris pertahanan Barcelona cukup kerepotan.

Barcelona langsung bereaksi atas gol ini dengan bermain lebih ngotot. Pada menit 38, Barcelona hampir mampu mencetak gol penyama kedudukan melalui aksi Neymar, akan tetapi sayangnya tendangan mendatarnya hanya mengenai tiang. Begitu pula dengan sambaran Sandro yang dapat ditahan dengan baik oleh Wendell. 

Solidnya baris pertahanan Bayer Leverkusen membuat Barcelona kesulitan untuk mencari gol penyama kedudukan pada pertandingan ini, dan babak pertama pun disudahi dengan keunggulan Bayer Leverkusen 1-0.



Babak kedua

Masalah yang dialami oleh Barcelona dalam hal penyelesaian akhir memang masih belum terpecahkan ketika pertandingan masuk pada babak kedua. Kesempatan untuk bisa menyamakan kedudukan melalui sebuah tendangan bebas juga terbuang sia-sia ketika eksekusi yang dilakukan oleh Neymar masih melebar tipis dari target.

Permainan Sandro Ramirez sangat tak efektif untuk Barcelona. Beberapa kali peluang yang didapatkan oleh pemain sayap muda ini terbuang percuma begitu saja, termasuk ketika ia berada dalam posisi tidak terkawal dan melepaskan sebuah tendangan mendatar yang arahnya masih melebar dari gawang Bayer Leverkusen.

Gol yang ditunggu-tunggu pun pada akhirnya tercipta pada menit 80 melalui aksi Sergi Roberto. Sebuah aksi antisipasi dan penyelamatan yang kurang sempurna dari Bernd Leno untuk menahan tendangan Luis Suarez, membuat bola disambar oleh Sergi Roberto.

Hanya satu menit berselang, Luis Suarez sendiri yang pada akhirnya sukses menjadi pembalik kedudukan setelah memanfaatkan umpan yang diberikan oleh Munir El Haddadi. Kedudukan pun berubah menjadi 2-1, dan bertahan hingga akhir pertandingan.
Susunan pemain

Barcelona: Ter Stegen, Jeremy Mathieu, Gerard Pique, Dani Alves, Ivan Rakitic, Javier Mascherano, Andres Iniesta, Sergio Busquets, Luis Suarez, Neymar da Silva, Sandro Ramirez

Pemain pengganti: Jordi Alba, Sergi Roberto, Munir El Haddadi


Bayer Leverkusen: Bernd Leno, Wendell, Jonathan Tah, Kyriakos Papadopoulos, Giulio Donati, Karim Bellarabi, Kevin Kampl, Cristoph Kramer, Lars Bender, Javier Hernandez, Hakan Calhanoglu

Pemain pengganti: Roberto Hilbert, Julian Brandt, Stevan Kiesling

sumber : ftb90.com


Sunday, 27 September 2015

Leo Messi, antara tujuh hingga delapan pekan harus istriahat



Uji coba yang dilakukan terhadap Leo Messi mengkonfirmasikan bahwa ia mendapat cedera pada ligament lutut kirinya. Diperkirakan ia tidak akan dapat bermain antara tujuh hingga delapan pekan menurut yang diinformasikan oleh Tim Medis dari Klub.

Leo Messi harus digantikan oleh Munir di menit ke-10 saat laga antara FC Barcelona vs UD Las Palmas, setelah pemain depan tersebut merasakan gangguan pada lutut kirinya.

Saat laga belum lama dimulai, di menit ke-3, ia mendapat gangguan saat mencoba untuk menembak dengan kaki kirnya dalam kotak penalti. Di momen saat menenadang bola, lutut pemain blaugrana ini bertabrakan dengan bek bertahan Pedro Bigas.

sumber fcbarcelona


Messi Cedera, Suarez 2 Gol, Barca Menang 2-1



Barcelona - Luis Suarez menjadi pahlawan Barcelona ketika menjamu Las Palmas. Sepasang gol penyerang asal Uruguay itu mengantarkan El Barcamenang 2-1 atas sang tamu.

Satu-satunya berita buruk dari laga di Camp Nou, Sabtu (26/9), ini adalah cederanya Lionel Messi. Messi mendapatkan cedera tersebut ketika melakukan tusukan dari sisi kanan. Ia lantas bertabrakan dengan Pedro Bigas dan tampak memegangi lututnya.


Messi pun tidak bisa melanjutkan pertandingan. Pemain asal Argentina itu langsung digantikan oleh Munir El Haddadi.


Barca boleh unggul dalam penguasaan bola 67:33, tetapi Las Palmas sempat menciptakan 10 attempts dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Sementara, Barca sendiri memiliki 18 attempts dengan 6 di antaranya tepat sasaran.

Sergio Araujo sempat mengancam gawang Barca lewat tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Namun, tendangannya masih bisa diamankan oleh Marc-Andre ter Stegen.


Tapi, empat menit berselang, Suarez membawa Barca unggul 1-0. Gol tercipta dengan diawali oleh umpan silang Sergi Roberto dari kanan. Suarez pun menyelesaikannya lewat sundulan dari dalam kotak penalti.


Setengah jam pertandingan berjalan, Barca mengancam gawang Las Palmas lagi. Kali ini lewat Neymar. Pemain asal Brasil itu menerima operan dari Suarez dan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Sial bagi Neymar, tendangannya masih melenceng.


Empat menit menjelang babak pertama berakhir, Las Palmas mendapatkan kans lewat Jonathan Viera. Tetapi, peluang ini juga berujung nihil setelah tendangan Viera melambung.


Di awal-awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-54, Suarez menggandakan keunggulan Barca menjadi 2-0.


Gol diawali oleh tusukan Munir El Haddadi dari sisi kanan. Bola kemudian diberikan kepada Suarez yang berada di tiang jauh. Lewat sepakan kaki kanan keras, Suarez pun membobol gawang Las Palmas.


Barca sempat mendapatkan peluang lagi lewat sundulan Ivan Rakitic. Namun, sundulan gelandang asal Kroasia itu masih menyamping.


Las Palmas akhirnya menciptakan gol dua menit menjelang laga usai. Sebuah umpan yang dilepaskan oleh Nabil El Zhar diselesaikan Viera dengan sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Skor akhir 2-1.


Dengan hasil ini, Barcelona sementara naik ke puncak klasemen dengan koleksi nilai 15. Namun, posisi Barca masih bisa digeser Real Madrid atau Celta Vigo andai kedua tim ini bisa mengalahkan Malaga dan Eibar.


Sementara, Las Palmas duduk di posisi ke-12 dengan nilai 5.


Susunan Pemain


Barcelona: Ter Stegen, Sergi Roberto, Pique, Bartra, Adriano (Gerard 89), Mascherano, Busquets, Rakitic, Messi (Munir 9, Sandro 80), Suarez, Neymar.


Las Palmas: Varas, Oliva, Simon, Alcaraz, Bigas, Castellano, Hernan (Culio 57), Wakaso, Mesa (Valeron 68), Araujo (El Zhar 67), Viera.

sumber : detik.com